Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu jaringan dari Myanmark. Foto Yusmana Windarto
Rekor, Ditresnarkoba Polda Jatim Sita 10 Kilogram Sabu
Rabu, 15-01-2020 | 12:06 wib
Oleh : Yusmana Windarto
Surabaya pojokpitu.com, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jatim berhasil mengungkap dan menyita narkotika jenis sabu-sabu seberat 10 kilogram dari jaringan Myanmark. Polisi juga menangkap kurir sabu-sabu jaringan internasional tersbeut di Terminal 2 Bandara Juanda.

Dalam pengungkapan kasus itu, Polda Jatim membekuk Dio Anggriawan Soebandi (29) kurir narkotika asal Perum Bukit Bambe, Driyorejo Gresik.

Menurut AKBP Nasriadi, Wadir Reskoba Polda Jatim, pengungkapan kasus peredaran narkotika jaringan internasional berawal dari informasi penyelundupan sabu-sabu asal Myanmark. Penyelundupan sabu-sabu itu melalui laut, dengan rute Myanmark-Serawak-Pontianak-Hingga Surabaya.

Selanjutnya, polisi melakukan surveilance terhadap kurir di Mojokerto-Jombang-Kediri-Sidoarjo hingga Surabaya. Dari hasil survei itu, polisi akhirnya berhasil menangkap tersangka Dio di Terminal 2 Bandara Juanda. Tersangka disergap polisi saat berada dalam sebuah mobil di area parkir bandara.

"Saat digeledah, polisi menemukan puluhan bungkus teh china, yang ternyata berisi sabu-sabu dalam tas ransel. Upaya tersebut dilakukan untuk mengelabui petugas saat berada di bandara," kata AKBP Nasriadi.

Sementara itu, Resnarkoba Polrestabes Surabaya mengungkap jaringan peredaran sabu-sabu dengan total seribu 959 gram, 936 butir ekstasi, H5 sebanyak seribu 515 butir dan 28 butir xanax.

Menurut Iptu Danang, Kanit Dua Satreskoba Polrestabes Surabaya, dalam pengungkapan kasus peredaran itu, polisi menangkap 41 tersangka dengan 28 kasus. Polisi juga terpaksa menembak tersangka karena melakukan perlawanan dengan senjata tajam dan menyita sebuah senjata api.

Sedangkan Polres Pasuruan juga membongkar jaringan peredaran ganja dan sabu-sabu. Dalam kasus itu, polisi juga menangkap 3 tersangka yaitu Ali Nadhir (25), warga Sidomakmur, Kepanjen Malang, Yusuf Fuad (24), warga Lowokwaru Malang, dan Rio Warsito, warga Mandailing Sumatera Utara.

Dalam kasus itu, polisi menyita 12 bendel narkotika jenis ganja dengan total 12 kilogram, uang tunai Rp 22 juta hasil penjualan, dan 3 buah ponsel milik tersangka.

Para tersangka yang ditangkap tersebut dijerat pasal 132 atau pasal 114 atau pasal 111 undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkoba. Mereka diancam hukuman mulai 5 tahun penjara hingga hukuman mati. (pul)

Berita Terkait


Rekor, Ditresnarkoba Polda Jatim Sita 10 Kilogram Sabu

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber