Berita Terbaru :
2 Pasien Covid 19 Sembuh, Pulang Diantar Tim Gugus Tugas
Begini Kondisi Terakir Nenek Umur 105 Tahun Sembuh Covid-19
Total 510 Jamaah Calon Haji Asal Magetan Batal Berangkat ke Tanah Suci
Produsen Face Shield Meraup Berkah Ditengah Wabah Covid-19
Diduga Pemkot Kecolongan, Wawalikota Surabaya Berstatus ODP
Jelang New Normal Pengusaha Restaurant Terapkan Strategi Baru
PMI Gresik Krisis Stok Darah Masa Pandemi
Dindik Jatim Tetapkan Tahun Ajaran Baru Dengan Sistem Shift
Di Tengah Pandemi Covid-19, Warga Dihebohkan Pria Tergeletak di Parit
1814 Calon Jamaah Haji Jember Gagal Berangkat Tahun Ini
Jelang New Normal, Sunday Market Segera Dibuka
Puting Beliung Robohkan Pohon dan Timpa Rumah Hingga Rusak Parah
Dua Keluarga di Kota Mojokerto Terkonfirmasi Positif Covid 19
Terdakwa Mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Bantah Semua Dakwaan Jaksa KPK
Polres Serahkan Bekas Kasus Pembunuhan Mertua Sekda ke Kejaksaan
   

Pertanyakan Infrastruktur Sekolah Rusak, Komisi C Merasa di PHP
Politik  Selasa, 14-01-2020 | 21:20 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Komisi C merasa ter PHP, lantaran Dinas Pendidikan hanya memberi janji-janji jumlah sekolah yang rusak, dengan alasan masih melakukan finalisasi data. Foto Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bojonegoro menggelar hearing bersama Dinas Pendidikan. Ketua Komisi C menanyakan data base tentang jumlah infrastruktur bangunan sekolah yang rusak.

Hingga saat ini Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro masih belum menerima data terkait jumlah infrastruktur bangunan sekolah rusak. Padahal Komisi C sebelumnya sempat meminta data tersebut. Namun pihak Dinas Pendidikan selalu memberkan jawaban simpang siur dan terus beralasan sedang melakukan finalisasi data.

Lamanya penyerahan data jumlah sekolah rusak, Komisi C menganggap tidak pernah ada data tersebut. Justru Komisi C merasa ter PHP. Menyikapi hal itu, Ketua Komisi C Muhlasin Affan tetap menunggu data.

"Jika Dinas Pendidikan tetap tidak bisa memberikan data, maka kami akan memberikan beberapa rekomendasi, salah satunya tentang kesiapan infrastruktur pendukung yang dimiliki oleh Dinas Pendidikan termasuk tenaga administrasi, serta profesionalitas lainnya," kata Muhlasin Affan
 
Komisi c mengimbau kepada Dinas Pendidikan untuk benar-benar segera melakukan finalisasi data. Sehingga setelah tanggal 26 Januari 2020, data base jumlah sekolah rusak sudah diterima. (pul)

Berita Terkait

Pertanyakan Infrastruktur Sekolah Rusak, Komisi C Merasa di PHP
Berita Terpopuler
Wawali Whisnu Sakti Harus Karantina Mandiri Karena Corona
Metropolis  9 jam

Disangka Akan Jual Bayi, Seorang Pria Bertato Diamankan Polisi
Peristiwa  9 jam

Habib Ini Borong Antibiotik Untuk Dibagikan Gratis
Sosok  7 jam

Pemkab Sidoarjo Cairkan Bantua Rp 6 Milyar Untuk Ketua RW
Metropolis  11 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber