Berita Terbaru :
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
Lagi, Ponorogo Tambah 11 Kasus Covid 19
   

Jaringan Hacker Antar Provinsi Mulai Diadili
Hukum  Selasa, 14-01-2020 | 18:38 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Berita Video : Jaringan Hacker Antar Provinsi Mulai Diadili
Surabaya pojokpitu.com, Jaringan Hacker antar Provinsi yang dibongkar Polda Jatim, pada Mei 2019 lalu, mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (14/1) sore.

Kingditho Wulanesa Mahardika, Hacker asal Semarang diadili dengan dakwaan membobol kartu kredit orang lain, untuk digunakan kepentingan pribadi.

Sidang dua Hacker yang ditangkap Polda Jatim pada Mei 2019 lalu disidangkan terpisah. Terdakwa Kingditho Wulanesa Mahardika, Hacker asal Semarang diadili terlebih dahulu di ruang garuda 1, Selasa (14/1) sore tadi. Sementara terdakwa Choirul Anam, Hacker asal Surabaya diadili pada berkas terpisah.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Nizar dari Kejati Jatim, terdakwa Kingditho Wulanesa Mahatdika, didakwa membobol kartu kredit orang lain.

"Perbuatan terdakwa yang tinggal di Semarang barat ini jelas melanggar Pasal 48 ayat 2 Juncto Pasal 32 ayat 2 Undang-undang Nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronika, Juncto Pasal 56 KUHP," jelas Nizar.

Modusnya menggunakan akun atas nama samir alim untuk membeli data kartu kredit milik orang lain yang didapatkan secara ilegal dari akun facebook atas nama Ridho Steven.

Dalam setiap aksinya, terdakwa Kingdhito mengaku bisa mendapatkan uang Rp 2 juta. Uang tersebut digunakan untuk kepentingan pribadi, seperti jalan-jalan.

Sekedar diketahui, team Opsnal Subdit v Siber Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil membongkar jaringan Hacker antar Provinsi, pada 28 Mei 2019 lalu.

Dua Hacker asal Surabaya dan Semarang, yakni Choirul Anam dan Kingdhito Wulanesa Mahardika berhasil ditangkap. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Pengadilan Negeri Kepanjen Diserang Hacker

Jaringan Hacker Antar Provinsi Mulai Diadili

Polisi Sita Uang Rp 2,6 Milyar Hasil Kejahatan Hacker

Polda Jatim Tetapkan 18 Hacker Sebagai Tersangka UU ITE
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  8 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  8 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  9 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber