Berita Terbaru :
Tak Mampu Beli Kuota Internet, Siswa Belajar Menggunakan HT
Unik, Emak-Emak Duta Masker Polres Blitar Sosialisasikan Bermasker ke Pasar
Dispertan Ngawi Sarankan Petani Alih Tanam Palawija
Timnas Senior dan Timnas U-19 Berharap Tuah Sidoarjo
Rumput Lama Stadion GBT Sudah Mulai Dikupas
Warga Perumahan Sedati Permai Meninggal Mendadak di Dalam Rumah
Sarbusmi Tuntut Pemprov Jatim Kawal Tindakan PHK Sepihak
Pelanggar Dihukum Baca Pancasila dan Menyapu Pasar
Sakit Hati Diputus Cinta, Pria ini Culik dan Sekap Mantan Pacar
Aniaya Dokter Banyuwangi, Tiga Oknum Ormas Diringkus
PDIP Juga Belum Umumkan 5 Calon Daerah di Jatim
BPK Jawa Timur Menang Gugatan Tingkat Pertama di PN Malang
Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Dituding Dukun Santet, Pria Dibunuh Dengan Raket Nyamuk
Ini Alasan PDIP Belum Umumkan Bacalon Walikota Surabaya
   

Meilani Alfira Harus Mendapatkan Perawatan Terbaik dan Gratis
Kesehatan  Selasa, 14-01-2020 | 18:26 wib
Reporter : Zulkifli Zakaria, Ahmad Zainuri
Lamongan pojokpitu.com, Penderitaan yang dialami oleh Meilani Alfira balita penderita gizi buruk, mendapatkan perhatian serius dari Bupati Lamongan. Bahkan Bupati sendiri meminta secara langsung kepada pihak Rumah Sakit umum, untuk memberikan perawatan yang terbaik bagi balita tersbut, meskipun sudah memakai BPJS.

Meilani Alfira balita yang masih berusia 2 tahun 8 bulan warga Desa Latukan Kecamatan Karang Geneng Lamongan yang menderita gizi buruk, mendapatkan perhatian serius dari Fadeli Bupati Lamongan.

Selasa (14/1) siang, Bupati Lamongna beserta jajaran Forkopinda mengunjungi secara langsung balita penderita gizi buruk di ruangan anggrek 5 Rumah Sakit umum Dokter Sugiri Lamongan.

Bahkan Bupati sendiri sempat tidak percaya melihat kondisi balita tersebut.  Dengan kondisi kulit yang keriput dan berat badan yang tidak normal seperti pada layaknya balita sesuianya.

Pihak rumah sakit sendiri harus benar-benar memberikan perawatan terbaik kepada baliat penderita gizi buruk ini.
Di Kabupaten Lamongan sendiri untuk saat ini masih ada balita penderita gizi buruk yang berjumlahsekitar 230 atau 0,34 persen, angka ini merupakan angka di bawah Propinsi Jawa Timur.

Dengan di temukannya balita penderita gizi buruk ini, agar semua pihak terkait untuk benar-benar memperhatikan dan harus melakukan pendataan di setiap desa terkait denganadanya balita. (yos)

Berita Terkait

Meilani Alfira Harus Mendapatkan Perawatan Terbaik dan Gratis

Balita di Lamongan Diduga Terkena Gizi Buruk

Bocah Penderita Gizi Buruk Jalani Perawatan

Sangat Butuh Bantuan Bupati, Balita Miskin Ini Tak Beranus dan Jantung Bocor
Berita Terpopuler
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Co...selanjutnya
Hukum  11 jam

Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Konsultasi Psikologi  5 jam

Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Peristiwa  12 jam

DPRD Nganjuk Desak Agar Usaha Pok Pok Ilegal Ditutup
Politik  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber