Berita Terbaru :
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat
Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor
Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Seluruh Paslon Deklarasi Pemilu Damai
1 Pedagang Terkonfirmasi Covid-19, Pasar Desa Mojorejo Ditutup
   

Komisi II DPRD Monitoring Gudang Pupuk Urea Bersubsidi
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 14-01-2020 | 12:22 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Komisi II DPRD Situbondo bersama Dinas Tanaman Pangan, Holtikura dan Perkebunan, mendatangi gudang penyangga pupuk bersubsidi di Situbondo. Foto : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Menanggapi keluhan petani sulitnya membeli pupuk urea bersubsidi, Komisi II DPRD Situbondo, langsung melakukan monitoring. Pengecekan persediaan pupuk dilakukan di gudang penyimpanan pupuk urea bersubsidi.

Terdapat 3.700 ton pupuk bersubsidi di dalam gudang tersebut. Pupuk tersebut hanya menunggu perintah untuk bisa didistribusikan ke seluruh kecamatan se Kabupaten Situbondo.

Hadi Priyanto, anggota Komisi II DPRD Situbondo, mengatakan, pupuk bersubsidi di dalam ruang penyangga ini, untuk segera didistribusikan. Pasalnya, pada bulan Januari 2020  memasuki musim tanam dan pupuk sangatlah dibutuhkan langsung oleh para petani.

"Kuota pupuk bersubsidi hanya 20 ton, sedangkan kebutuhan petani mencapai 40 ton pertahun," jelasnya.

Sementara itu, kepala gudang pupuk penyangga PT. Pupuk Kaltim, Ridwan mengatakan, bahwa pihaknya mendistribusikan pupuk bersubsidi sesuai permintaan dari distributor. "Kita hanya menunggu perintah kapanpun untuk didistribusikan namun harus sesuai prosedur," kata Ridwan Ahmad Nuriddin.

Ridwan mengaku, stok pupuk di gudang penyangga pupuk Kaltim sebanyak 3.777 ton. "Jumlah tersebut mencukupi kebutuhan yang diminta oleh pemerintah daerah untuk disalurkan kepada petani di bulan ini," imbuhnya. (yos)

Berita Terkait

Pengunaan Tidak Sesuai Target Menyebabkan Pupuk Langka

Petani Mulai Berkeluh Kesah Kesusahan Cari Pupuk Subsidi

Pembelian Pupuk Bersubsidi Harus Menggunakan Kartu Tani

Puluhan Ribu Petani Terancam Tidak Bisa Mendapatkan Pupuk Bersubsidi
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  7 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  4 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  13 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  19 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber