Berita Terbaru :
Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
Relawan Gas Satu Deklarasi Dukung Paslon 01
Wisata Religi di Bulan Maulid Dengan Mengunjungi Museum Rosulullah
Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Pandemi, Warga Sulap Atap Toko Menjadi Kebun Tanaman Hidroponik
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Usaha Tidak Terdampak Pandemi, Terus Alami Peningkatan Konsumen Timbang Tebu
Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Polisi Ungkap 10 Kasus Narkoba Dan Mengamankan Belasan Tersangka
Untuk Beli Susu Anak, Ojol Nekat Curi Sepeda Bermerek
Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
   

Komisi II DPRD Monitoring Gudang Pupuk Urea Bersubsidi
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 14-01-2020 | 12:22 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Komisi II DPRD Situbondo bersama Dinas Tanaman Pangan, Holtikura dan Perkebunan, mendatangi gudang penyangga pupuk bersubsidi di Situbondo. Foto : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Menanggapi keluhan petani sulitnya membeli pupuk urea bersubsidi, Komisi II DPRD Situbondo, langsung melakukan monitoring. Pengecekan persediaan pupuk dilakukan di gudang penyimpanan pupuk urea bersubsidi.

Terdapat 3.700 ton pupuk bersubsidi di dalam gudang tersebut. Pupuk tersebut hanya menunggu perintah untuk bisa didistribusikan ke seluruh kecamatan se Kabupaten Situbondo.

Hadi Priyanto, anggota Komisi II DPRD Situbondo, mengatakan, pupuk bersubsidi di dalam ruang penyangga ini, untuk segera didistribusikan. Pasalnya, pada bulan Januari 2020  memasuki musim tanam dan pupuk sangatlah dibutuhkan langsung oleh para petani.

"Kuota pupuk bersubsidi hanya 20 ton, sedangkan kebutuhan petani mencapai 40 ton pertahun," jelasnya.

Sementara itu, kepala gudang pupuk penyangga PT. Pupuk Kaltim, Ridwan mengatakan, bahwa pihaknya mendistribusikan pupuk bersubsidi sesuai permintaan dari distributor. "Kita hanya menunggu perintah kapanpun untuk didistribusikan namun harus sesuai prosedur," kata Ridwan Ahmad Nuriddin.

Ridwan mengaku, stok pupuk di gudang penyangga pupuk Kaltim sebanyak 3.777 ton. "Jumlah tersebut mencukupi kebutuhan yang diminta oleh pemerintah daerah untuk disalurkan kepada petani di bulan ini," imbuhnya. (yos)

Berita Terkait

Suhandoyo Cabup Perseorangan Janjikan Pupuk Murah Pada Petani

Jatah Stok Pupuk di Kabupaten Lamongan Dikurangi

Petani Resah Adanya Kelangkaan Pupuk dan Serangan Hama Tikus

Pengunaan Tidak Sesuai Target Menyebabkan Pupuk Langka
Berita Terpopuler
Ubah Pandemi Jadi Rejeki
Malang Raya  10 jam

Jual Beli Online Motor Lewat Medsos, Bilang Nyoba Malah Dibawa Kabur
Malang Raya  9 jam

Pantai Biru, Tempat Sampah Disulap Menjadi Wahana Wisata Baru di Bangkalan
Mlaku - Mlaku  11 jam

Bekerja Sebagai Mekanik Sepi Mencari Kutu Air Bernilai Fantastis
Metropolis  6 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber