Berita Terbaru :
Kerajinan Kulit Handmade, Apik dan Awet
Patroli Skala Besar, Petugas Gabungan Sisir Warga Tak Pakai Masker
Menganggur, Seorang Pria Nekat Curi Sepeda
DPRD Surabaya Sayangkan Kebijakan Wajib Rapid Tes Terlalu Mendadak
Berkunjung ke Rumah Ibadat Wajib Patuhi Protokol Kesehatan
Percepatan Penyidikan Pembakaran Mobil Via Vallen, Pelaku Pije Masih Ditahan
Sempat Diburu, 3 Pelaku Tik-Tok di Jembatan Suramadu Akhirnya Diamankan Polisi
Sehari 100 Perawat Terpapar Covid, Surabaya dan Sidoarjo Paling Banyak
Begini Kata Gubernur tentang Wacana Pasien Covid-19 Dipindah ke Pulau Galang
Pusat UTBK di Surabaya Sediakan Rapid Test Gratis Sebelum Ujian
Guru dan Siswa SMK Buat Mobil Listrik Untuk Pelaku UMKM
Golkar Akan Definitifkan Calon di 9 Kabupaten Kota
Rumah Sakit Surabaya Mulai Adakan Rapid Test Untuk Peserta UTBK SBMPTN
Adik Via Vallen Lapor Pencemaran Nama Baik di Medsos
Antisipasi Konflik, Bupati Lumajang Cek Jalan Tambang
   

Pantang Menyerah, Seorang Difabel Berkreasi Membuat Miniatur Kapal Klasik Unik
Sosok  Selasa, 14-01-2020 | 05:20 wib
Reporter : Agus Bondan
Dengan memanfaatkan bambu yang banyak terdapat di sekitar rumahnya, Budiono berkreasi membuat miniatur kapal klasik yang unik. Foto: Agus Bondan
Berita Video : Pantang Menyerah, Seorang Difabel Berkreasi Membuat Miniatur Kapal Klasik Unik
Tulungagung pojokpitu.com, Memanfaatkan bambu yang mudah diperoleh disekitar tempat tinggalnya serta harganya yang murah, seorang penyandang disabilitas warga Tulungagung, membuat miniatur kapal klasik nan unik.

Meski berbahan dari bambu seharga belasan ribu per batang, namun kerajinan kapal klasik ini terjual hingga harga ratusan ribu rupiah, tergantung ukuran dan tingkat kesulitan.

Meski memiliki keterbatasan, kedua kaki mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan beberapa tahun lalu, Budiono, tidak putus harapan.  Dengan memanfaatkan bambu yang banyak terdapat di sekitar rumahnya, warga Desa Jarakan, Kecamatan Gondang, Tulungagung, berkreasi membuat miniatur kapal klasik yang unik.

Bambu jenis apus yang didapatkan dari sekitar desanya seharga Rp 15 ribu per batang dipotong dan diirat sesuai dengan ukuran perahu yang akan dibuat.

Dari iratan bambu yang bagian kulitnya dibuang, Budiono memulai mengerjakan rangka dan lambung kapal. Meski saat membuat bodi lambung kapal terlihat sepele atau asal tempel, namun tetap memerlukan ketelitian dan perhitungan yang tepat agar nantinya didapat bentuk yang serasi.

Untuk membuat 1 unit miniatur perahu atau kapal minimal dapat diselesaikan selama 1 hingga 2 minggu, tergantung tingkat kesulitan jenis kapal yang di buat.

Selain  pinisi, kapal layar tradisional khas milik Indonesia, Budiono, juga membuat kapal uap mississippi king buatan abad 19 dan
kapal fiksi black pearl, yang ada dalam serial film pirates of the caribbean.

Menurut Budiono, selama pengerjaan miniatur kapal klasik ini, bagian yang tersulit adalah memasang bagian ornamen kapal karena harus dipasang sedetail mungkin, agar mirip dengan aslinya.

"Pemesan yang datang dari berbagai kota di Jawa Timur, lebih menyukai memesan kapal uap mississippi king," kata Budiono.

Dikerjakan dengan alat dan bahan sederhana, kerajinan miniatur kapal buatan Budiono ini, terjual dengan harga  bervariasi mulai dari Rp 300 ribu hingga Rp 1 juta per unit, tergantung ukuran dan jenis miniatur kapal yang dipesan.

Untuk memasarkan kerajinannya, Budiono, masih mengandalkan promosi dari mulut ke mulut, serta pameran yang biasanya dibawa sertakan oleh temannya sesama perajin, karena Budiono memiliki ruang gerak yang terbatas. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

Pantang Menyerah, Seorang Difabel Berkreasi Membuat Miniatur Kapal Klasik Unik

Cuaca Buruk, Nelayan Alih Profesi Jadi Pengrajin Miniatur Kapal

Tekan Kenakalan Remaja, Karang Taruna Desa Ringinpitu Produksi Miniatur Kapal Dari Bambu

Inilah Miniatur Kapal Karya Narapidana Lapas Tulungagung
Berita Terpopuler
Curi Bawang Merah, Pelaku Dimassa dan Motor Dibakar
Peristiwa  9 jam

Kembali Dibuka, Tempat Wisata di Blitar Terapkan Protokol Kesehatan
Mlaku - Mlaku  22 jam

Tugu Polisi Monumen Perjuangan Polri Karesidenan Besuki Akan Direnovasi
Tempo Doeloe  21 jam

Hama Ulat Mulai Serang Tanaman Jagung
Ekonomi Dan Bisnis  19 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber