Berita Terbaru :
Sejumlah Parpol Mulai Melakukan Persiapan Menyambut Tahapan Pilkada Serentak
Persiapan PPDB SMP Tahun Ajaran 2020-2021
Hanyut 24 Jam Di Laut, Nelayan Ditemukan Selamat
Pendeta Diadili, Hakim Lanjutkan ke Pembuktian
Wakil Walikota Surabaya Pastikan Dirinya Baik-Baik
38 Orang Kembali Dipulangkan Dari Asrama Haji Surabaya
Antisipasi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, Polisi Bagikan Masker di Pasar Tradisional
KPU Surabaya Ajukan Tambahan Anggaran Untuk Tahapan Pilkada Di Masa Pandemi Covid-19
Terpapar Covid 19, Satu Keluarga di Gubeng Kertajaya Meninggal
Rapid Test Massal Warga Pasar Taman, 10 Orang Pertama Rapid Tes, 8 di Antaranya Reaktif
Puluhan User Perumahan di Kawasan Sukodono Tertipu Pengembang
Puluhan Mahasiswa Keperawatan dan Keluarga Korban Pembunuhan Demo Ke Pengadilan Negeri Sidoarjo
Dilarang Keluar Rumah, Seorang Warga di Ngawi Lakukan Percobaan Bunuh Diri
Belasan Pasien Covid-19 Dari Tenaga Medis dan Keluarga Dinyatakan Sembuh
Ikhlas Nabung Selama 10 Tahun, Wanita Pedagang Kue Batal Berangkat Haji
   

Dinkes Catat 12 Penderita Demam Berdarah di Awal Tahun 2020
Kesehatan  Selasa, 14-01-2020 | 00:06 wib
Reporter : Unggul Dwi Cahyono, Muhammad Zainurofi
Kediri pojokpitu.com, Dinas Kesehatan mencatat adanya 12 penderita demam berdarah di Kabupaten Kediri, di awal tahun 2020. Untuk menekan kasus tersebut, upaya pencegahan hingga saat ini terus digalakkan. Sementara masyarakat diimbau untuk aktif dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

Penderitanya merupakan kelompok usia anak dan remaja, yakni antara 5 hingga 14 tahun. Saat ini, upaya pencegahan terus dilakukan bahkan sejak akhir 2019, agar kasusnya tak terjadi seperti di tahun lalu yang penderitanya mencapai  615 penderita di bulan yang sama.

Bambang Triyono , Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, mengatakan, program pemberantasan sarang nyamuk terus digalakkan dengan sinergitas seluruh pihak di wilayah Kabupaten Kediri. "Termasuk pengawasannya, agar program 4 M plus terus berjalan berkesinambungan," kata Bambang Triyono.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, juga telah mendistribusikan larvasida ke semua puskesmas untuk dibagikan ke masyarakat. "Serta menyiapkan alat untuk mendiagnosa penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aides aygepti ini lebih cepat," imbuh Bambang Triyono.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan, menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk, serta tidak membuat celah untuk nyamuk berkembang biak, dengan tidak membiarkan banyak kubangan air. (yos)

Berita Terkait

Jumlah Penderita DB Terus Meningkat, 1 Meninggal Dunia

Pasien Demam Berdarah Meningkat, RSUD Trenggalek Terpaksa Rawat Pasien di Lorong

Warga Bersyukur Diberi Bunga Pencegah Nyamuk DBD

Cegah DBD, Dinkes Bagikan Bunga Lavender ke Warga
Berita Terpopuler
Merasa Tidak Adil, Warga Laporkan Bupati Ke DPRD
Hukum  14 jam

Terpapar Covid 19, Satu Keluarga di Gubeng Kertajaya Meninggal
Covid-19  3 jam

Pasangan Suami Istri Tewas di Rumah Saudaranya
Peristiwa  11 jam

Penjual Beli Motor Tewas Dibondet Saat Tidur Bersama Anak dan Isrtinya
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Dua Balita Warga Ngagel Reaktif Positif Covid 19
Pojok Pitu

Satu Keluarga Tersapu Ombak, Satu Orang Tewas, Satu Lagi Hilang
Pojok Pitu

Ini Syarat Kuota Khusus Untuk Putra-Putri Tenaga Kesehatan Covid 19
Jatim Awan

Klaster Gowa Menambah Jumlah Kasus Positif Covid-19 di Bondowoso
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber