Berita Terbaru :
Pengunaan Tidak Sesuai Target Menyebabkan Pupuk Langka
5 Hari Ops Yustisi, Petugas Catat Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan
Dua Bapaslon Mulai Gerilya Cari Aspirasi Warga
Menpora Usulkan Stadion GBT Menjadi Kandidat Pembukaan Piala Dunia U-20
Laka Truk Vs Truk Marinir, Sopir Truk Alami Cidera
Diduga Puluhan Santrinya Positif Covid 19, Pengurus Tutup Sementara Pondok Al-Mubtadiin
Terjaring Operasi Masker, Para Pelanggar Diberikan Pilihan Hukumannya Setelah Diceramahi Camat
Meski Panen Raya, Petani Garam Masih Merugi Karena Hujan yang Masih Turun
Kepala Pusjarah Polri Kunjungi Monument Brimob Bukti Menghalau Belanda Tahun 1949
Hari PMI, Sugiri Bagi Bagi Masker dan Susu Telor
Ipong Muchlissoni Temu Komunitas Pemuda Milenial
Limbah Masker Medis Berserakan di Samping Rumah Sakit Covid
Warga Digegerkan Penemuan Bayi Laki-Laki di Sawah Belakang Puskesmas
78 Bangunan Semi Permanen Tanpa Izin Dirubuhkan
Siswi Berhenti Sekolah Karena Tidak Punya HP
   

Puluhan Warga Ngluruk Kantor Desa Sumber Ayar
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 13-01-2020 | 14:46 wib
Reporter : Achmad Arif
Puluhan Warga Desa Sumber Ayar, Kecamatan Rowokangkung,Lumajang lanusung menduduki kantor desa setempat. Foto: Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Puluhan warga Desa Sumber Ayar, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, ngluruk ke kantor desa setempat, Senin (13/1) siang. Mereka mendesak sejumlah perangkat desanya mundur dari jabatannya, karena mereak dinilai kurang netral dalam pilkades kemarin.

Sholihin, warga, menerangkan, aksi ini mereka lakukan  sebagai bentuk protes pada sejumlah perangkat desa sumber ayar.  Pasalnya,  beberapa perangkat desanya dindikasikan kurang netral dalam pemilihan kepala desa lalu.

"Bahkan,ada sejumlah perangkat desa juga kurang maksimal dalam memberikan pelayaan. karena berbeda pilihan politik desa," kata Sholihin.

Apalagi  ada sejumlah perangkat desa juga mengelurakan kata-kata akan mundur. jika calon yang didukung perangkat  desa itu kalah dalam pilkades kemarin.

Dalam dialog itu, warga dan pihak pengelola hotel belum memuakan titik temu. Warga tetap bersukukuh perangkat desa itu cepat dipecat.

Meski akhir pertemuan antara perwakilan warga dengan pihak muspika belum menenukan sisi titik temu, warga pun membubarkan diri. Namun warga meminta pemerintah segera mengabulkan permintaan warga tersebut. (yos)

Berita Terkait

Warga Keluhkan Sebanyak 13 Meteran Listrik Dipasang Secara Liar

Diduga Rekomendasi Partai Tidak Jelas, Warga Tuntut Bakal Calon Bupati Mundur Pencalonan

Kelompok Masyarakat Deklarasi Tolak KAMI di Surabaya

Ratusan Warga Desa Sidokerto Buduran Demo Menuntut Kaur Kesra Diturunkan Dari Jabatanya
Berita Terpopuler
Pasutri di Ngawi Hidup Serba Keterbatasan
Peristiwa  9 jam

Diduga Rem Blong, Truk Tronton Sasak 4 Rumah di Jalur Wisata Bromo
Peristiwa  7 jam

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis
Metropolis  8 jam

Gudang Mesin Jahit Jalan Veteran Surabaya Ludes Dilalap Api
Metropolis  7 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber