Berita Terbaru :
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
   

Puluhan Warga Ngluruk Kantor Desa Sumber Ayar
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 13-01-2020 | 14:46 wib
Reporter : Achmad Arif
Puluhan Warga Desa Sumber Ayar, Kecamatan Rowokangkung,Lumajang lanusung menduduki kantor desa setempat. Foto: Achmad Arif
Lumajang pojokpitu.com, Puluhan warga Desa Sumber Ayar, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang, ngluruk ke kantor desa setempat, Senin (13/1) siang. Mereka mendesak sejumlah perangkat desanya mundur dari jabatannya, karena mereak dinilai kurang netral dalam pilkades kemarin.

Sholihin, warga, menerangkan, aksi ini mereka lakukan  sebagai bentuk protes pada sejumlah perangkat desa sumber ayar.  Pasalnya,  beberapa perangkat desanya dindikasikan kurang netral dalam pemilihan kepala desa lalu.

"Bahkan,ada sejumlah perangkat desa juga kurang maksimal dalam memberikan pelayaan. karena berbeda pilihan politik desa," kata Sholihin.

Apalagi  ada sejumlah perangkat desa juga mengelurakan kata-kata akan mundur. jika calon yang didukung perangkat  desa itu kalah dalam pilkades kemarin.

Dalam dialog itu, warga dan pihak pengelola hotel belum memuakan titik temu. Warga tetap bersukukuh perangkat desa itu cepat dipecat.

Meski akhir pertemuan antara perwakilan warga dengan pihak muspika belum menenukan sisi titik temu, warga pun membubarkan diri. Namun warga meminta pemerintah segera mengabulkan permintaan warga tersebut. (yos)

Berita Terkait

Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam

Puluhan Warga Blokade Pintu Masuk PT TPPI Tuban

Oknum Perangkat Diduga Selingkuh Warga Gruduk Kantor Desa

Gugat Tanah Wakaf,Tuai Protes Warga
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  9 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  7 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  3 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber