Berita Terbaru :
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
Lagi, Ponorogo Tambah 11 Kasus Covid 19
   

Petugas Tertibkan Penambang Pasir Ilegal di Bengawan Solo
Pantura  Senin, 13-01-2020 | 13:00 wib
Reporter : Khusni Mubarok
Petugas gabungan dari Polisi, TNI, BBWS ops 4 Bojonegoro, serta warga Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, menertibkan para penambang pasir ilegal yang nekat menambang disekitar tanggul ambles di wilayah setempat. Foto: Khusni Mubarok
Tuban pojokpitu.com, Petugas gabungan dari petugas gabungan dari Polisi, TNI, BBWS ops 4 Bojonegoro, serta warga Desa Sembungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, menertibkan penambang pasir ilegal di sungai bengawan solo.

Pasalnya, penambangan pasir ilegal ini dilakukan di sekitar tanggul yang ambles. Petugas sengaja menertibkannya agar tanggul yang ambles tidak semakin parah.

Senin (13/1) pagi, petugas langsung mendatangi para penambang, menggunakan perahu tradisional. Kedatangan petugas, membuat para penambang pasir ilegal ini kaget.

Petugas gabungan langsung memberikan peringatan keras kepada para penambang pasir tersebut. Dihadapan petugas, para penambang mengaku tidak tahu menahu, jika di lokasi ini tidak boleh di tambang.

Imam Tohari, Petugas BBWS Bengawan Solo Ops 4 Bojonegoro, menjelaskan, para penambang pasir ilegal ini kemudian sepakat untuk tidak menambang di lokasi yang dilarang.

"Apabila kegiatan serupa kembali dilakukan oleh para penambang, petugas tak segan-segan melakukan tindakan tegas dan membawanya ke jalur hukum," tegas Imam Tohari.

Pasalnya berdasarkan kesepakatan penambang pasir, warga dan pihak terkait. "Wilayah ini dilarang untuk ditambang pasalnya, penyedotan pasir membuat tanggul diwilayah setempat ambles dan rawan jebol. Apalagi saat ini debit air bengawan solo terus naik," imbuh Imam Tohari.

AKP Budi Friayanto, Kapolsek Plumpang, mengatakan, petugas kepolisian kemudian melakukan pendataan terhadap para penambang pasir, serta mendata pemilik perahu yang mempekerjakan mereka. "Hal ini dilakukan agar jika perbuatan serupa dilakukan, bisa langsung ditindak tegas," ujar AKP Budi Friyanto. (yos)

Berita Terkait

Tolak Penambangan, Puluhan Warga Keluarkan Paksa Alat Berat

Tolak Tambang Pasir Ilegal, 12 Warga Desa Barurejo Dapat Intimidasi Pembunuhan Hingga Pengeroyokan

Polisi Akan Usut Dugaan Penggelapan Pajak Pasir dan Penampungan Pasir Tanpa Ijin

Komisi C DPRD Lumajang Minta Stoc File Ilegal Ditindak
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  8 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  9 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  9 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber