Berita Terbaru :
Orkemiban, Minuman Tinggi Anti Oksidan Berbahan Daun Kelor
Dalam Keadaan Mabuk, Sekelompok Pemuda Merusak Warung Kopi dan Aniaya Orang
Tiga Tersangka Pengedar Narkoba Diamankan Polisi
Menteri Kelautan Dan Perikanan Cabut Permen Nomer 56 Tentang Ekspor Benih Lobster
31 Kabupaten di Jawa Tmur Berpotensi Terjadi Kekeringan
Karena Diputus Pacar Terjadi Penculikan dan Penganiayaan
Maling Alat Alat Bengkel Dimassa
Tahun Ajaran Baru Akan Berlangsung Secara Virtual
Pemkab Akan Rapid Tes Seluruh Santri Gontor
Pasar Lumbung Pangan Target Menjangkau Ke 28 Kabupaten Kota di Jatim
Wakapolda Cek Perkembangan Covid 19 di Ponpes Gontor
Selama 14 Hari Terakhir Angka Kesembuhan Mencapai 2.150
JTV Mendapatkan Penghargaan dari KPID
Tukang Sopir Dealer Meninggal Secara Mendadak Di Kamar Mandi
Lagi, Ponorogo Tambah 11 Kasus Covid 19
   

Petani Resah, Tanaman Padi Rusak Diserang Hama Tikus
Pantura  Senin, 13-01-2020 | 12:00 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Hama tikus merusak tanaman padi milik para petani di sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro, memasuki awal musim tanam tahun ini. Foto: Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Memasuki musim tanam tahun ini, para petani di kabupaten bojonegoro dipusingkan dengan serangan hama tikus yang merusak tanaman padi berumur rata-rata kurang dari satu minggu.

Rusaknya padi ini menyebabkan petani khawatir terancam gagal panen dan merugi. Untuk menanggulanginya, mereka terpaksa mengeluarkan biaya berlebih dengan memasang pagar plastik, dan tanam ulang padi yang mati.

Kondisi tersebut, seperti yang dirasakan para petani di Desa Wotan, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro. Hama tikus yang mewabah dan sulit ditanggulangi, membuat petani setempat resah.

Areal tanaman padi yang mereka tanam, justru rusak karena serangan hama tikus yang sulit ditanggulangi sejak sepekan terakhir.
Kondisi tersebut tak hanya berdampak pada kerugian yang besar akibat terlanjur bercocok tanam. Rusaknya tanaman padi ini, juga membuat petani
khawatir akan mengalami kerugian yang besar pada musim ini.
Untuk mengantisipasinya, sejumlah petani berusaha memasang pagar plastik, meski upaya ini harus mengeluarkan biaya tambahan yang lumayan besar.

Pemasangan pagar plastik di sekeliling area persemaian ini, diharapkan dapat mencegah tikus masuk ke areal persemaian padi. Sebab, upaya lainnya seperti pemberian racun dan obat-obatan, sudah tidak lagi  membuahkan hasil.

Sementara sebagian tanaman yang telah rusak dan mati terpotong, petani terpaksa melakukan tanam ulang, agar nantinya masih ada tanaman yang dapat tumbuh dan panen.

Sadar, petani di Desa Pejambon. mengatakan, para petani menduga hama tikus ini menyerang persemaian padi pada waktu malam hari. "Sementara jika siang hari, tikus-tikus tersebut seperti menghilang diduga bersembunyi di lubang-lubang tanah yang banyak terdapat di sekitar pematang sawah," kata Sadar.

Atas kondisi ini, para petani berharap ada solusi dari pemerintah setempat untuk membantu kesulitan petani ini. Pemberantasan hama tikus  amat diperlukan, agar musim tanam tahun ini dapat berlangsung tepat waktu sesuai dengan harapan petani. (yos)

Berita Terkait

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah

Antisipasi Serangan Hama Tikus Petani Nekat Pasang Setrum Listrik Walaupun Berbahaya

Basmi Hama Tikus, Petani Ngawi Gunakan Burung Hantu

Cegah Serangan Tikus, Petani Pagari Sawah dengan Galvalum
Berita Terpopuler
Pemancing Tersangkut Karang, Lalu Digulung Ombak
Malang Raya  8 jam

Ini Patut Menjadi Perhatian, Biker Tewas Dilindas Truk
Peristiwa  8 jam

Pemkab Bondowoso Akan Bangun Rumah Janda Tua Makan Daun Talas
Rehat  9 jam

Strategi Tabung Haji Dan Umroh Ringankan Beban Jamaah Saat Pandemi COVID-19
Ekonomi Dan Bisnis  6 jam



Cuplikan Berita
Viral Hasil Tes Rapid Peserta UTBK Berubah
Pojok Pitu

Dokter dan Satpam Postif Covid 19, Puskesmas Wates Mojokerto Ditutup Sementara
Pojok Pitu

Delapan Terkena Corona, Membuat Ribuan Karyawan PT KTI Diliburkan
Jatim Awan

Ternyata Satu Tersangka Pengambilan Paksa Jenazah Positif Covid 19
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber