Berita Terbaru :
Modifikasi Motor Bergaya Sepeda
Tak Mampu Beli Kuota Internet, Siswa Belajar Menggunakan HT
Unik, Emak-Emak Duta Masker Polres Blitar Sosialisasikan Bermasker ke Pasar
Dispertan Ngawi Sarankan Petani Alih Tanam Palawija
Timnas Senior dan Timnas U-19 Berharap Tuah Sidoarjo
Rumput Lama Stadion GBT Sudah Mulai Dikupas
Warga Perumahan Sedati Permai Meninggal Mendadak di Dalam Rumah
Sarbusmi Tuntut Pemprov Jatim Kawal Tindakan PHK Sepihak
Pelanggar Dihukum Baca Pancasila dan Menyapu Pasar
Sakit Hati Diputus Cinta, Pria ini Culik dan Sekap Mantan Pacar
Aniaya Dokter Banyuwangi, Tiga Oknum Ormas Diringkus
PDIP Juga Belum Umumkan 5 Calon Daerah di Jatim
BPK Jawa Timur Menang Gugatan Tingkat Pertama di PN Malang
Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Dituding Dukun Santet, Pria Dibunuh Dengan Raket Nyamuk
   

Masih Berulah, Kalah Menang GBT Tetap Membara
Sepak Bola  Minggu, 12-01-2020 | 17:09 wib
Reporter : Ambari Taufiq
Atas kejadian itu, pertandingan sempat dihentikan oleh wasit sebab mengganggu permainan. Foto Ambari Taufiq
Surabaya pojokpitu.com, Syukuran kemenangan hasil uji coba Persebaya vs Persis Solo dilakukan dengan cara yang tidak benar. Pesta kemenangan itu dengan menyalakan flare, spokbom atau bom asap serta petasan di tengah stadion.

Atas kejadian itu, Wasit Tabrani sempat menghentikan laga.  Setelah berhenti menyalakan petasan, laga dilanjutkan kembali.

Namun saat laga hampir selesai atau masa injuri time, pendukung fanatike Persebaya kembali berulah.  Aksi tersebut berlanjut hingga saat laga telah bubar. Namun kondisi tribun utara, tribun selatan, tribun timur dan tribun Vip penuh flare, bom asap dan petasan.

Atas kejadian yang patut disesalkan itu, tidak hanya mengganggu sesama penonton. Namun bagi yang alergi dengan asap serta penonton di bawah umur bisa membahayakan.

Zainul salah satu penonton yang menonton di tribun Vip mengaku sangat disayangkan aksi tidak terpuji itu. Sebab banyak anak- anak kecil yang ikut melihat. Zainul juga berharap, menyalakan flare serta bom asap harus melihat situasi sekitar. Sebab pendukunge Persebaya ini banyak kalangan, termasuk ada anak kecil yang ikut nonton di stadion. (pul)




Berita Terkait

Pasca Bentrok Suporter Bola, Suasana Kota Blitar Kondusif

Pemprov Jatim Sesalkan Insiden Bentrok Antar Suporter

Bonek dan Aremania Tetap Nekat Mengawal Tim Kesayangannya di Blitar

Duh, Bayi 6 Bulan Sudah Diajak Jadi Bonek di GBT
Berita Terpopuler
Chamber Of Conference, Hindari Tatap Muka Pegawai Peradilan di Tengah Pandemi Co...selanjutnya
Hukum  12 jam

Ini Pentingnya Ikut Permainan Tradisional Untuk Anak
Konsultasi Psikologi  7 jam

Pesawat Tempur Tergelincir di Lanud Iswahjudi
Peristiwa  13 jam

DPRD Nganjuk Desak Agar Usaha Pok Pok Ilegal Ditutup
Politik  9 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg
Jatim Awan

Sebanyak 65 Guru SMP di Surabaya Reaktif
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber