Berita Terbaru :
Total 6 Orang Positif Covid-19 Asal Magetan Sembuh
Cegah Virus Corona, 1.262 Napi di Jatim Dibebaskan
Sudah Lebih dari Sejuta Orang di Dunia Terjangkiti Virus Corona
Warga Desa Ngablak Terapkan Karantina Wilayah Mandiri
Cegah Corona, Forkopimda Koordinasi Dengan Tokoh Agama dan Pengusaha Warkop
Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Melihat Profesi Analis Kesehatan yang Rentan Tertular Virus Covid-19
Pemkab Malang Lakukan Physical Distancing
Bupati Bojonegoro Lantik Kades Terpilih Melalui Layar Video Teleconference
Bacabup Tuban Amir Burhanudin Sepakat Pilkada Ditunda
Puluhan Jurnalis Bagi-Bagi Vitamin C Gratis
Seluruh Penumpang di Terminal Arjosari Didata dan Diperiksa Polisi
Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
   

Banjir Merendam Puluhan Rumah dan Sekolah di Jombang
Pantura  Selasa, 07-01-2020 | 16:11 wib
Reporter : Saiful Mualimin
Beginilah kondisi jalan di Desa Jatigedong Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang. Foto: Saiful Mualimin
Jombang pojokpitu.com, Hujan yang melanda sejumlah kawasan di Kabupaten Jombang, menyebabkan aliran sungai meluber. Air mengenangi sejumlah jalan hingga rumah dan lembaga pendidikan. Banjir disebabkan karena tanggul di salah satu aliran sungai jebol, hingga meluber ke perkampungan.

Seperti di Desa Jatigedong Kecamatan Ploso Kabupaten Jombang, Selasa (7/1) siang. Jalan tampak digenangi air hingga setinggi lutut orang dewasa. Sejumlah warga bersama anaknya yang pulang sekolah  harus jalan berlahan di dalam genangan air.

Selain mengenai jalan, luberan aliran sungai marmoyo ini juga mengenangi salah satu sekolah di kawasan tersebut. Akibatnya siswa dipulangkan lebih awal karena air masuk ke ruang kelas.

Parman, salah satu warga, mengatakan, banjir mulai masuk ke perkampungan Selasa (7/1) pagi. Tingginya intensitas hujan di malam harinya membuat air meluber ke perkampungan.  "Apalagi di kawasan ini banyak berdiri bangunan pabrik yang diduga mengganggu resapan di kawasan tersebut," ujar Parman.

Selain intensitas hujan, luberan juga disebabkan karena jebolnya salah satu tanggul sungai. Akibatnya air masuk ke persawahan dan hingga pemukiman warga.

Banjir di kawasan ini terjadi setiap tahun di musim penghujan, warga berharap ada tindakan dari pemerintah untuk mengatasi banjir yang menyebabkan aktifitas warga terganggu. (yos)

Berita Terkait

Tanggul Jebol Sekolah Terendam Siswa Dipulangkan Awal

Banjir Merendam Puluhan Rumah dan Sekolah di Jombang

Korban Banjir Mulai Diserang Gatal

Tergenang Banjir, Upacara Ditiadakan Siswa Ganti Bersih Kelas
Berita Terpopuler
Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Peristiwa  3 jam

Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
Peristiwa  11 jam

Seluruh Penumpang di Terminal Arjosari Didata dan Diperiksa Polisi
Malang Raya  10 jam

Puluhan Jurnalis Bagi-Bagi Vitamin C Gratis
Metropolis  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber