Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Razia PSK di Nganjuk Diwarnai Aksi Kejar-kejaran
Senin, 29-06-2015 | 07:54 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Razia cipta kondisi malam Ramadhan di Nganjuk diwarnai aksi kejar-kejaran antara petugas dan PSK yang masih nekat menjajakan diri. Meski sudah ditutup dan dilarang, para PSK ini tetap beroperasi.

Begitu melihat kedatangan petugas Satpol PP, sejumlah lelaki hidung belang dan para PSK lari tunggang langgang menghindari razia. Petugas yang tak mau kehilangan buruanya pun mengejar PSK yang lari hingga sembunyi di kebun. 

Setelah terjadi aksi kejar-kejaran, akhirnya petugas pun dapat menangkap beberapa PSK. Mereka berontak dan menangis karena tak mau dibawa petugas. Ulah PSK ini sempat membuat petugas menjadi geram. Pasalnya, lokalisasi Desa Kandangan, Kecamatan Baron ini sudah ditutup beberapa bulan lalu dan dilarang melakukan kegiatan prostitusi lagi.

"Selain menyisir bekas lokalisasi, kami juga memeriksa beberapa tempat kos di Kecamatan Kertosono yang kami curigai sebagai tempat pesta miras dan pasangan kumpul kebo," ungkap Suhariyono, kepala Satpol PP Nganjuk, Senin dini hari (29/6/2015).

Ia menambahkan, saat razia tempat kos, mereka menjaring satu pasangan kumpul kebo dan beberapa orang yang sedang pesta miras. Petugas pun langsung membawa mereka untuk diberikan peringatan dan pembinaan.(ern/**)

Berita Terkait


Belasan PSK dan Dua Laki Hidung Belang Tertangkap Polisi

Menunggu Pelanggan 4 PSK Kandangan Digaruk Satpol PP

PSK Terjaring, Petugas Satpol PP Lakukan Cek Darah HIV AIDS

Petugas Gabungan 2 Propinsi Razia PSK, Segini Hasilnya


Razia PSK Oleh Satpol PP Dianggap Kebablasan

Diduga Informasi Bocor, Razia PSK Gagal

Razia PSK di Nganjuk Diwarnai Aksi Kejar-kejaran

Polres Lumajang Gelar Razia Psk

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber