Berita Terbaru :
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
   

Permintaan Kerajinan Gerabah Cobek Masih Meningkat
Ekonomi Dan Bisnis  Sabtu, 04-01-2020 | 04:13 wib
Reporter : Moh. Hasan
Selain pembuatannya yang cukup mudah, kerajinan ini sangat laku dijual. Foto: Moh. Hasan
Pamekasan pojokpitu.com, Kerajinan gerabah masih diminati masyarakat. Maka perajin gerabah yang berada di Desa Sumedangan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan, terus memproduksi meskipun di musim penghujan.

Seorang perajin Juhairiyah warga Desa Sumedangan Kecamatan Pademawu Kabupaten Pamekasan, sudah menggeluti kerajinan gerabah sebagai usahanya sejak keluar dari bangku SD pada 10 tahun silam. Kerajinan menggunakan tanah yang diambil dari sawah dicampur pasir dan diolah menjadi beberapa kerajinan yang bernilai ekonomis.

Juhairiyah yang dibantu keluarganya bisa mencetak 40 gerabah dalam sehari dan sekitar 1000 biji dalam satu bulan.

Harga gerabah yang diproduksi bervariasi dari Rp 3.500 hingga Rp. 12 ribu perbiji dan dalam penjualannya bisa menghabiskan seribu biji. Dalam sebulan bisa memperoleh omset Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. "Kerajinan gerabah masih banyak konsumen. Tidak hanya dari Kabupaten Pamekasan namun juga diluar madura seperti Jember dan daerah lainnya," kata Juhairiyah.

Untuk menghasilkan kerajinan gerabah, hanya butuh tanah liat, dan air sebagai campuran agar proses pembentukan lebih mudah. Serta menggunakan tangan dan potongan kain untuk menghaluskan. Dari tangan Juhairiyah diproduksi berbagai kerajinan gerabah seperti cobek, kuali , dan lain lainnya. (pul)

Berita Terkait

Permintaan Kerajinan Gerabah Cobek Masih Meningkat
Berita Terpopuler
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  5 jam

Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  4 jam

Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Peristiwa  3 jam

Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
Malang Raya  6 jam



Cuplikan Berita
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Pojok Pitu

Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber