Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Metropolis 

Wakil Bubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, turun tangan untuk memberikan pengarahan di hadapan para pejabat di Kabupaten Gresik. Foto: Mohammad Amin
Wakil Gubernur Jatim Memberikan Pengarahan Penangan Banjir Kali Lamong di Pemkab Gresik
Jum'at, 03-01-2020 | 12:36 wib
Oleh : Mohammad Amin
Gresik pojokpitu.com, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memberikan pengarahan tentang penanganan banjir kali lamong di Pemkab Gresik. Hal itu dilakukan supaya dalam penanganan banjir kali lamong bisa segera teratasi.

Kesinambungan dan kesamaan persepsi antara provinsi Jatim dan Pemkab Gresik, dalam menyelesaikan masalah kali lamong sejak beberapa tahun yang lalu tak kunjung terealisasi. "Yakni pemasangan tanggul di sepanjang  50,7 km  yang melintasi Gresik, agar airmya tidak meluap kepermukiman warga," ujar Emil Elistianto Dardak.

Selain wakil gubernur, juga ada Bakorwil dan BPBD provinsi Jatim yang mendampingi Emil Elestianto Dardak, saat memberikan pengarahan dihadapan Sambari Halim Radianto, bupati Gresik.

Seperti berita sebelumnya, bahwa banjir kali lamong yang melanda wilayah Gresik, pada awal tahun 2020 merupakan dampak air kiriman dari daerah Mojokerto.

Selama ini rencana penanganan banjir kali lamong baru sebatas hanya janji dan pemaparan tentang penanganan kali lamong. "Sementara,  kewenangan penanganan banjir kali lamong merupakan kewenangan pusat dan provinsi Jatim," imbuhnya.

Sementara, Sambari Halim, mengatakan, Kabupaten Gresik, bertanggungjawab untuk pembebasan lahan, hanya saja ketika pada tahun 2019 sudah disiapkan miliaran rupiah, untuk membebaskan lahan ternyata tidak terealisasi karena terkendala pemilik lahan yang tak mau menjual lahannya.

"Ditambah pemilik lahan didominasi orang luar Gresik, bukan warga yang ada didekat bibir kali lamong," kata Sambari Halim.

Bupati Gresik melaporkan bahwa untuk membebaskan lahan disepanjang kali lamong dan anak-anak kali lamong, membutuhkan dana hampir Rp 500 miliar.

Dengan adanya arahan pengarahan yang dilakukan oleh wakil. Gubernur terhadap bupati gresik bersama para camat yang terdampak banjir kali lamong, akan menambah secercah harapan penanganan masalah banjir luapan kali lamong yang selau terjadi berkali-kali setiap tahunnya sejak dulu. (yos)

Berita Terkait


Banjir Kali Lamong Kembali Genangi Permukiman Warga di Iker-Iker Cerme

Hujan Deras Akses Jalan Raya Sumput Driyorejo Masih Banjir

Banjir Kali Lamong Mulai Surut, Jalan Raya Moruwudi Mulai Dibuka

Pelajar SMK Gelar Servis Gratis Bagi Korban Banjir

Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber