Berita Terbaru :
Empat Pemain Persebaya Positif Covid 19
Laka Lantas Truk Lpg, Honda Jazz dan 2 Sepeda Motor, 1 Meninggal
Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas Covid 19
Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Bupati Tuban Bersama Forkopimda Gowes Bareng dan Bagikan Masker
Pemerintah Lumajang Cek Gudang Tembakau
Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Selama Pandemi Covid-19, Pusvetma Gelar Vaksinasi Rabies Secara Drive Thru Pertama Kali
Kreasi di Tengah Pandemi, Mahasiswa Tulungagung Buat Kerajinan Shadow Box Light
Sekda Ponorogo : Rp 200 M Murni Demi Masyarakat, Tidak Ada Kepentingan Politik
Hilangkan Kejenuhan, Siswa Belajar Di Alam Bebas
Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Jalur Poros Pantura
Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
   

Tidak Dapat Disupport, BNN Kota Surabaya Berharap Ada Sinergi Pemkot Berantas Narkoba
Metropolis  Kamis, 02-01-2020 | 17:14 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Surabaya pojokpitu.com, DPRD Kota Surabaya mempertanyakan komitmen Pemkot Surabaya dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba di Kota Surabaya. Dikarenakan sejak tahun 2019 Badan Narkotika Nasional (BNN) tidak mendapatkan alokasi anggaran untuk menangani masalah tersebut. BNN Kota Surabaya berharap ada suport dan sinergi dari Pemkot Surabaya dalam pemberatasan narkoba.

Komisi D DPRD Surabaya menggelar hearing dengan BNN Kota Surabaya maupun Pemkot Surabaya, terkait pemberantasan penyalahgunaan narkoba. Kepala BNN Kota Surabaya, AKBP Hartono mengatakan, sejak tahun 2019 sampai tahun 2020 ini BNN Kota Surabaya tidak mendapatkan alokasi anggaran dari Pemkot Surabaya dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba.  

"Anggaran yang diperoleh BNN Kota Surabaya hanya dari Pusat senilai Rp 2 miliar itu pun termasuk gaji pegawai, padahal di daerah lain ada suport dan sinergi dari pemerintah setempat, seperti Sidoarjo ada suport anggaran sebesar Rp 3 miliar," tutur AKBP Hartono.

AKBP Hartono mengatakan penyalahgunaan narkoba perlu perhatian serius, dengan adanya sinergi BNN dengan Pemkot Surabaya mensosialisasikan pentingnya melawan narkoba. "Selama 2019 BNN sudah menangani 220 pecandu narkoba,  dan ada 1300 penyalahgunaan narkoba di Surabaya," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr Akmarawita Kadir mengatakan, tidak adanya alokasi anggaran untuk BNN menandakan kurang seriusnya Pemkot Surabaya dalam pemberantasan penyalahgunaan narkoba, apalagi tim terpadu Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) ternyata Pemkot tidak mengikuti aturan yang ada. 

Untuk itu, dewan mendesak Pemkot berperan aktif dan bersinergi dengan BNN Kota Surabaya dalam pemberatasan penyalahgunaan narkoba dengan mengalokasikan anggaran untuk BNN Kota Surabaya.

Dalam hearing itu juga diketahui Pemkot Surabaya dalam pembentukan tim terpadu tidak mengikuti Permendagri nomor 12 tahun 2019. Seharusnya kepala daerah yakni walikota menjadi ketua tim terpadu lalu diikuti jajaran di bawahnya menjadi unsur pimpinan P4GN dan melibatkan Kepala BNN Surabaya, namun Ketua Tim Terpadu Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi.(end)

Berita Terkait

Tidak Dapat Disupport, BNN Kota Surabaya Berharap Ada Sinergi Pemkot Berantas Narkoba

Kasus Meningkat, Pemkab Blitar Bentuk Satgas Pemberantas Narkoba

Kasus Meningkat, Pemkab Blitar Bentuk Satgas Pemberantas Narkoba
Berita Terpopuler
Kuota Internet Dari Kemendikbud Belum Cair
Teknologi  5 jam

Warga Pesisir Jember Tak Terpengaruh Isu Tsunami
Peristiwa  11 jam

Hilangkan Kejenuhan, Siswa Belajar Di Alam Bebas
Pendidikan  9 jam

Tim Gabungan Gelar Operasi Yustisi di Jalur Poros Pantura
Peristiwa  10 jam



Cuplikan Berita
Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber