Berita Terbaru :
Cegah Virus Corona, 1.262 Napi di Jatim Dibebaskan
Sudah Lebih dari Sejuta Orang di Dunia Terjangkiti Virus Corona
Warga Desa Ngablak Terapkan Karantina Wilayah Mandiri
Cegah Corona, Forkopimda Koordinasi Dengan Tokoh Agama dan Pengusaha Warkop
Kejaksaan Ngawi Pastikan Telah Ada Kerusakan di Jembatan Gempol Baru
Melihat Profesi Analis Kesehatan yang Rentan Tertular Virus Covid-19
Pemkab Malang Lakukan Physical Distancing
Bupati Bojonegoro Lantik Kades Terpilih Melalui Layar Video Teleconference
Bacabup Tuban Amir Burhanudin Sepakat Pilkada Ditunda
Puluhan Jurnalis Bagi-Bagi Vitamin C Gratis
Seluruh Penumpang di Terminal Arjosari Didata dan Diperiksa Polisi
Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
   

Lahir 25 Desember, Warga Poncokusumo ini bernama Slamet Hari Natal
Rehat  Kamis, 26-12-2019 | 04:22 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Seorang warga di Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mempunyai nama yang cukup unik. Bagaimana tidak, pria tersebut bernama lengkap Slamet Hari Natal, hanya gara-gara lahir pada 25 Desember. Foto Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Nama Slamet Hari Natal bukanlah kata- kata yang terpampang di spanduk atau ucapan hari natal di media sosial. Kata Slamet Hari Natal itu nama seorang pria warga di Dusun Wates, Desa Wonomulyo Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Lahir 25 Desember, 57 tahun silam, nama Slamet Hari Natal diberikan seorang bidan desa yang kebetulan beragama Kristen Jawi Wetan. Saat proses lahiran, memang bertepatan hari raya natal.

Bidan tersebut menyarankan kepada sang ibu agar si bayi diberi nama Selamat Hari Natal yang kemudian menjadi Slamet Hari Natal. Saran bidan itu diterima oleh orangtua slamet yang sebenarnya beragama Islam.

Sehari-harinya, Slamet bekerja sebagai sopir bahan material, serta bekerja menjadi petugas kebersihan sampah di kampungnya. Meski bernama Slamet Hari Natal dan beragama Islam, ia mengaku tidak pernah mendapat makian.

"Di kampung kami sudah terjalin rasa toleransi. Bahkan, nama saya Slamet Hari Natal sering dipanggil Slamet Jesus. Saya tidak pernah menyesal memiliki nama yang tidak biasa," kata Slamet.

Bagi Slamet, nama hanya sebagai tanda yang melekat pada dirinya. Sedangkan baik atau buruknya orang tergantung dari perilaku dan tutur katanya.

Namun karena nama Slamet Hari Natal, ia kerap mendapatkan sejumlah kendala dalam mengurus hal-hal administratif. Petugas sering tidak mempercayai nama Slamet yang unik tersebut.

Kini, ia memiliki 3 orang anak yang salah satunya menjadi seorang prajurit TNI AD yang berdinas di Kalimantan. "Bagi kami nama yang saya miliki tidak dijadikan permasalah dalam kehidupan hingga sekarang," kata Slamet. (pul)

Berita Terkait

Lahir 25 Desember, Warga Poncokusumo ini bernama Slamet Hari Natal

Razia Malam Natal, Polisi Amanakan Motor Yang Hendak Balap Liar

Bupati Bojonegoro Kunjungi Sejumlah Gereja Dengan Naik Sepeda

Amankan Perayaan Natal, Polres Madiun Kota Gelar Patroli Gabungan
Berita Terpopuler
Tim Satgas Corona Dirikan Posko Untuk Memonitor Pemudik Dadakan
Peristiwa  11 jam

Seluruh Penumpang di Terminal Arjosari Didata dan Diperiksa Polisi
Malang Raya  10 jam

Puluhan Jurnalis Bagi-Bagi Vitamin C Gratis
Metropolis  9 jam

Bacabup Tuban Amir Burhanudin Sepakat Pilkada Ditunda
Politik  8 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan

Gencar Tracking, Pasca Dipastikan Positif Covid 19 di Kecamatan Geger
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber