Berita Terbaru :
Pria Kurus Masuk Kantor Dinas Perpustakaan dan Acak Acak Ruang Kerja, Terekam CCTV
Cegah Covid-19, Polisi Dirikan 10 Kampung Tangguh
Di Kabupaten Probolinggo, Positif Covid Bertambah 6 Orang, Total Menjadi 83 Orang
Polisi Olah TKP Kejadian Kebakaran Mobil Menewaskan Dua Anak
Kyai Tokoh Masjid Ampel Tutup Usia Saat Sholat
Risma : Belum Saatnya Bahas New Normal untuk Kota Surabaya
Pesta Narkoba di Villa Pacet, Dua Sopir Travel Digerebek Petugas BNN Kota Mojokerto
New Normal, Jokowi Kerahkan Aparat Disiplinkan Warga di Keramaian
Warga Giripurno Kembali Jalani Rapid Test, Pasien Reaktif Langsung di-Swab Massal
Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas, Sepeda Motor Ini Terbakar
Tiga Karyawan Reaktif, Layanan Dispendukcapil Tulungagung Ditutup Sementara
Tak Terima Tanaman Pete Ditimbuni Sampah, Kakak Ipar Bantai Adik Ipar
Polisi Periksa 3 TKW Yang Mudik Dari Taiwan
Dua Balita Asal Lumajang Terkonfimasi Positif Corona
Satu Rumah Roboh, Tiga Rumah Rusak Parah
   

Tangis Haru Saat Siswa Basuh Kaki Sang Ibu
Rehat  Senin, 23-12-2019 | 09:25 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Diharapkan kegiatan memperingati hari ibu terus dilestarikan pertahun. utamanya bagi siswa yang masih anak-anak agar tertanam sejak dini, bagaimana belajar berterima kasih kepada orang tuanya. Foto Wildan
Sumenep pojokpitu.com, Tangis haru mewarnai aksi membasuh kaki ibu oleh ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah, di Pondok Pesantren Attaufiqiyah Desa Aengbajaraja, Kecamatan Bluto Sumenep, di hari ibu Minggu (22/12).

Dalam kegiatan itu diawali para siswa melakukan sungkem meminta maaf kepada ibunya atas segala kesalahan selama ini. Setelah itu dilanjutkan dengan membasuh kaki ibunya. Kemudian sang ibu membasuhkan air bekas cucian kakinya dimuka anak-anaknya. Setelah itu sang ibu mendoakan agar cita cita anaknya dapat tercapai.

Wardatul Jannah salah seorang ibu siswa, mengaku sangat senang dan terharu. Setiap kegiatan momentum hari ibu, dia berharap anaknya akan menjadi anak baik dan berakhlak. "Serta berguna bagi agama, bangsa dan negara, lebih-lebih menjadi anak yang berbakti kepada kedua orang tuanya," kata Wardatul Jannah.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren Attaufiqiyah KH Imam Hasyim mengatakan, kegiatan membasuh kaki ibu, agar anak didiknya tidak melupakan jasa-jasa ibunya. Sebab sang ibulah yang telah berjuang dan membesarkan. "Sehingga nantinya menjadi anak yang baik dan berbakti kepada kedua orang tuanya seperti yang dicontohkan Rosulullah," kata KH Imam Hasyim.

Dalam kesempatan ini, juga dibacakan sebuah puisi ibu oleh sastrawan dan budayawan nasional D. Zawari Imron, yang menggambarkan begitu besarnya perjuangan sang ibu yang tidak akan pernah terbayarkan oleh apapun. (pul)

Berita Terkait

Peringati Hari Ibu, Puluhan Pelajar Basuh Kaki Orang Tua

Tangis Haru Saat Siswa Basuh Kaki Sang Ibu

Keseruan Emak - Emak Adu Ketangkasan di Hari Ibu

Peringatan Hari Ibu, Para Warga Binaan Basuh Kaki Ibu Dalam Rutan
Berita Terpopuler
Banjir Bandang Terjang Pantura
Peristiwa  8 jam

Cegah Pemudik, Warga Pasang Portal Pocong dan Keranda Mayat di Pintu Masuk Kampu...selanjutnya
Covid-19  10 jam

Polisi Amankan Balon Udara Yang Nyaris Bakar Rumah Warga
Peristiwa  9 jam

Tak Terima Tanaman Pete Ditimbuni Sampah, Kakak Ipar Bantai Adik Ipar
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber