Berita Terbaru :
Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang
Tanpa Surat Sehat, Anies Pastikan Masyarakat Tidak Bisa Masuk Jakarta
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Hakim Sidang di Lokasi Sengketa Pembebasan Tanah Jalan Raya Wiyung
Hukum  Jum'at, 20-12-2019 | 17:31 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Hakim Pengadilan Negeri Surabaya siang tadi,melakukan sidang di tempat di tanah yang di sengketakan di Jalan Raya Wiyung Surabaya, seluas hampir 3 ribu meter persegi.
Surabaya pojokpitu.com, Tuntasnya pembebasan jalan kembar Wiyung Surabaya, ternyata masih menimbulkan persoalan, dua orang sama-sama mengklaim memiliki tanah di Jalan Wiyung.

Untuk menyelesaikan sengketa tanah tersebut, majelis hakim pengadilan negeri surabaya menggelar sidang di lokasi di Jalan Raya Wiyung, Jumat (20/12) pagi tadi.

Hakim memastikan secara pasti batas batas tanah yang di sengketakan, antara Siswoko dengan ahli waris Reso Mulyo warga Wiyung Surabaya.

Mereka sama sama mengklaim bawa tanah tersebut miliknya, sengketa tanah ini muncul setelah adanya pembebasan tanah untuk Jalan Raya Wiyung Surabaya.

Pihak ahli waris Reso Mulyo, merasa tanahnya belum pernah dijual dan tidak pernah melakukan tukar guling dengan siapa pun. Bahkan selama ini ahli waris  mengaku masih membayar pajak atas tanah tersebut ,dan barang bukti yang dimiliki adalah petok D.

Kuasa hukum tergugat, Belly Vidya Setyawan, menanyakan atas dasar apa penggugat melakukan gugatan bahwa tanah tersebut miliknya.

Sementara itu pihak penggugat, Humada Tahir, mengaku tanah tersebut sudah ditukar gulingkan, pada saat pembebasan lahan untuk pelebaran jalan raya wiyung dan ahli waris Reso Mulyo, sudah pernah menjual tanah tersebut kepada bina marga pada tahun 1981.

Sampai saat ini kedua belah pihak saling claim bahwa tanah tersebut miliknya, namun untuk kebenaran hakim yang akan memutuskan sesuai dengan barang bukti yang ada, hakim menyarankan ada perdamaian dalam kasus ini agar tidak berlarut-larut. (yos)

Berita Terkait

Ahli Waris Pasang Papan Nama di Lahan Yang Dikuasai Salah Satu BUMN

Seorang Janda Menangis Mendatangi Pengadilan dan Bupati Mohon Keadilan

Hakim Sidang di Lokasi Sengketa Pembebasan Tanah Jalan Raya Wiyung

Hakim Gelar Sidang di Lokasi Perkara Nenek Gugat Keponakan
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  11 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  6 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  9 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  10 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber