Berita Terbaru :
Hujan Deras Lima Jam, Jalur Poros Pantura Banjir
Hari Pertama Penerapan PSBB Masih Banyak Pelanggaran di Jalan
Disnaker : 15 Perusahaan Rumahkan Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Bapenda Prediksi PAD Terpenuhi 50 Persen Dengan Target Rp 715 Miliar
ODR Meningkat di Kabupaten Malang
Penitipan Tahanan di Lapas Lowokwaru Dibatasi
Pemberlakuan PSBB Perlu Diimbangi Dengan Perubahan Pola Sosial Dan Pola Kerja
Satu Warga Positif Covid 19, Bangkalan Berstatus Tanggap Darurat Bencana
Siaga Satu Banjir Sungai Bengawan Solo
Orang Dalam Resiko Meningkat di Kabupaten Malang
Banjir Redam Jalan Poros dan Ratusan Hektar Lahan Tambak Warga
Korban Meninggal Baik Status PDP, ODP Atau Positif Covid-19 Sebanyak 100 Orang
Dari Data Dinas Tenga Kerja Jatim Ada 21 Ribu di Rumahkan maupun PHK
Isak Tangis Warna Kedatangan Jenazah TKI Dari Malaysia
Belum Ada Daerah di Jatim yang Menerapkan PSBB
   

Melawan Petugas, 1 Bandar dan 7 Kurir Sabu Sabu Jaringan Malaysia Ditembak Kakinya
Metropolis  Rabu, 18-12-2019 | 19:45 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya meringkus 1 bandar dan 7 kurir narkotika jenis sabu-sabu jaringan Malaysia, yang hendak dikirim ke Tulungagung, Jawa Timur. Menariknya, dalam pengungkapan kasus ini, petugas terpaksa menembak kaki 8 pelaku peredaran sabu tersebut, lantaran nekat melawan petugas saat hendak ditangkap di daerah Malang.

Enam orang warga Aceh Utara, yaitu Dedi (23), M. Juber (31), Rusli Arif (41), Farhan (26), M. Nasir (20), dan Juber Hasan (27), serta dua orang warga Jawa Timur, yaitu Jemi (42), warga Malang, dan Dodi Irawan (41), warga Tulungagung, yang bernasib sial, lantaran kaki kiri dan kanan mereka ditembak petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya, karena nekat melawan saat dilakukan penyergapan di daerah Malang.

Ke delapan pelaku ini diketahui sebagai anggota sindikat peredaran sabu-sabu jaringan Malaysia, yang bertugas sebagai kurir, mereka adalah Dedi, M. Juber, Rusli Arif, Farhan, M. Nasir, Juber Husen, dan Jemi, serta satu bandar atau pemesan yang biasa memasok ke salah satu narapidana di Lapas Madiun, ia adalah Dodi Irawan.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian menjelaskan, penangkapan terhadap delapan pelaku tersebut adalah hasil pengembangan dari kasus dan jaringan yang sama, dengan barang bukti 7 kilogram sabu-sabu. Bahkan, modus yang dilakukannya delapan orang pelaku yang ditembak itu pun, juga sama dengan empat pelaku yang lebih dulu ditangkap.

Yaitu barang dikirim dari Malaysia, transit ke Aceh, dari Aceh kemudian dikirim via jalur udara langsung ke Malang. Bedanya, barang-barang haram yang diselundupkan itu, selalu disimpan di bawah sol sepatu agar tak mudah dideteksi sinar x-ray bandara. Menurut Kompol Memo, per pasang sepatu yang dipakai kurir, di dalamnya terdapat sabu-sabu masing-masing seberat setengah kilogram.

Kompol Memo juga menambahkan, pihaknya juga berhasil mengamankan sisa sabu hasil kiriman para kurir asal Aceh tersebut, seberat 48 gram. Dari pengakuan para kurir, seluruhnya hampir mengaku sudah berkali - kali menyelundupkan sabu-sabu dari Aceh ke wilayah Jatim. Tak tanggung-tanggung, upah untuk satu kurir saja bisa mencapai Rp 16 juta per orangnya.(end)





Berita Terkait

Transaksi Pil Koplo, Warga Pakisaji Dibekuk Satreskrim Polsek Bululawang

Seorang Pelajar Ditangkap Usai Beli Narkoba

Edarkan Sabu, Napi dan Kuli Bangunan Dibekuk Polisi

Usai Transaksi Narkoba, PNS Disperindag Diringkus Polsek Gondanglegi
Berita Terpopuler
Positif Corona di Nganjuk Bertambah, Total 8 Orang
Covid-19  9 jam

Puluhan Rumah dan Hektaran Padi Siap Panen Terendam Banjir
Peristiwa  8 jam

Lima Warga Terkonformasi Positif Covid-19 di Lumajang
Covid-19  7 jam

Kasus Positif Covid-19 di Tulungagung Bertambah Menjadi 7 Orang
Covid-19  8 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Banjir Rendam Tiga Titik Jalan Penghubung Antar Kecamatan
Jatim Awan

Zona Merah di Jatim Menjadi 23 Kabupaten Kota, Kasus Positif 187 Orang
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber