Berita Terbaru :
Kabar Gembira, 17 Dari 77 Pasien Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh
Ibu Ini Ngamuk Ngamuk Jalannya Diportal, Begini Ceritanya
Data Terbaru Kasus Covid 19 Masih Ada Tambahan 479 Orang
Wisatawan Dipinggir Jalan Pacet Cangar Dibubarkan Petugas
Tidak Pernah Putus Asa, 17 Tahun Kiai Ini Berdakwah Tanpa Jamaah
Selama Lebaran Terminal Bayuangga Lumpuh
Jumlah Kasus Positif Covid 19 Ponorogo 24 Orang, Yang 8 Sudah Sembuh
Warga Binaan Lapas Wanita Silaturahmi Secara Virtual
Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Warga Serbu Amplop Lebaran Yang Dipasang di Pagar Rumah
Jamaah Thoriqah Syatariyah Shalat Ied Hari Ini
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Tanpa Vaksin, Dokter Tiongkok Temukan Cara Baru Obati Pasien Covid-19
Rumah Via Vallen Didatangi Mobil Puskesmas dan Polisi
Lebaran Tim Medis Dan Pasien Covid 19, Sampaikan Pesan Protokol Kesehatan
   

Melawan Petugas, 1 Bandar dan 7 Kurir Sabu Sabu Jaringan Malaysia Ditembak Kakinya
Metropolis  Rabu, 18-12-2019 | 19:45 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya meringkus 1 bandar dan 7 kurir narkotika jenis sabu-sabu jaringan Malaysia, yang hendak dikirim ke Tulungagung, Jawa Timur. Menariknya, dalam pengungkapan kasus ini, petugas terpaksa menembak kaki 8 pelaku peredaran sabu tersebut, lantaran nekat melawan petugas saat hendak ditangkap di daerah Malang.

Enam orang warga Aceh Utara, yaitu Dedi (23), M. Juber (31), Rusli Arif (41), Farhan (26), M. Nasir (20), dan Juber Hasan (27), serta dua orang warga Jawa Timur, yaitu Jemi (42), warga Malang, dan Dodi Irawan (41), warga Tulungagung, yang bernasib sial, lantaran kaki kiri dan kanan mereka ditembak petugas Satreskoba Polrestabes Surabaya, karena nekat melawan saat dilakukan penyergapan di daerah Malang.

Ke delapan pelaku ini diketahui sebagai anggota sindikat peredaran sabu-sabu jaringan Malaysia, yang bertugas sebagai kurir, mereka adalah Dedi, M. Juber, Rusli Arif, Farhan, M. Nasir, Juber Husen, dan Jemi, serta satu bandar atau pemesan yang biasa memasok ke salah satu narapidana di Lapas Madiun, ia adalah Dodi Irawan.

Kasat Resnarkoba Polrestabes Surabaya, Kompol Memo Ardian menjelaskan, penangkapan terhadap delapan pelaku tersebut adalah hasil pengembangan dari kasus dan jaringan yang sama, dengan barang bukti 7 kilogram sabu-sabu. Bahkan, modus yang dilakukannya delapan orang pelaku yang ditembak itu pun, juga sama dengan empat pelaku yang lebih dulu ditangkap.

Yaitu barang dikirim dari Malaysia, transit ke Aceh, dari Aceh kemudian dikirim via jalur udara langsung ke Malang. Bedanya, barang-barang haram yang diselundupkan itu, selalu disimpan di bawah sol sepatu agar tak mudah dideteksi sinar x-ray bandara. Menurut Kompol Memo, per pasang sepatu yang dipakai kurir, di dalamnya terdapat sabu-sabu masing-masing seberat setengah kilogram.

Kompol Memo juga menambahkan, pihaknya juga berhasil mengamankan sisa sabu hasil kiriman para kurir asal Aceh tersebut, seberat 48 gram. Dari pengakuan para kurir, seluruhnya hampir mengaku sudah berkali - kali menyelundupkan sabu-sabu dari Aceh ke wilayah Jatim. Tak tanggung-tanggung, upah untuk satu kurir saja bisa mencapai Rp 16 juta per orangnya.(end)





Berita Terkait

Enam Pengedar Narkoba Lumajang Ditangkap Polisi

Bisnis Narkoba Ditengah Pandemi Corona

Polres Malang dan Polsek Sumberpucung Amankan Tiga Pengedar Sabu Jaringan Lapas Madiun Dan Pamekasan

Sempat Enam Kali Lolos Pebgedar Sabu Akhirnya Dibekuk
Berita Terpopuler
PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Covid-19  4 jam

Petugas Amankan Truk Mudik Pengangkut Mobil
Peristiwa  7 jam

Seorang Warga Ponorogo Tewas Menenggak Racun Serangga
Peristiwa  3 jam

Honda PCX Bakal Pakai Mesin Berkapasitas Lebih Besar dari Nmax?
Otomotif  18 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber