Berita Terbaru :
Lawan Covid-19, Komunitas Exodus Bagikan APD ke Puskesmas dan Ojol
Lawan Covid 19, Warga Perumahan di Mojokerto Bersama Berjemur Badan
Dampak Corona, Travel Umroh Dan Haji Alami Penurunan Omzet 75 Persen
Menyantap Gurihnya Lontong Pedal Khas Bojonegoro
Antisipasi Penyebaran Virus Covid 19, Muspika dan Pemdes Bagi Masker
Dirumahkan, Karyawan Homestay Produksi Masker
Selangkah Lagi Pasangan OK Kantongi Rekom Partai Golkar
Akibat Masker Mulai Langka, Warga Binaan Rutan Trenggalek Produksi Masker Sendiri
Bantuan 100 APD Hazmat Suit Berupa Baju Pelindung Untuk Tenaga Medis Bojonegoro
Pelaku Pembunuhan di Kebun Ternyata Suaminya Sendiri
Cerita Pengusaha Konveksi di Tengah Wabah Covid-19
Dampak Covid-19, Okupansi Hotel dan Restoran di Tulungagung Tinggal 8 Persen
Polisi Salurkan Bantuan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu
Calon Wisata Sumber Umis Dilirik Investor
Pencuri Spesialis Rumah Kosong Ditembak Polisi
   

Diiming-imingi Rp 2 Ribu, Siswi SD Dicabuli Nelayan
Tapal Kuda Dan Madura  Selasa, 17-12-2019 | 12:50 wib
Reporter : Ali muhdor
Sampang pojokpitu.com, Seorang pria Desa Mandangin Kabupaten Sampang Madura yang berprofesi sebagai nelayan tega cabuli siswi kelas 1 SD dengan iming-iming Rp 2 ribu. Pelaku melakukan pencabulan di sebuah rumah kosong usai korban pulang dari sekolah.

Pelaku Saiun (50) seorang pria warga pulau Mandangin, Kecamatan Kota Sampang. Pelaku dibekuk aparat kepolisian resor Sampang setelah nekat mencabuli siswi kelas 1 SD yang masih berusia 7 tahun.

Dalam aksinya, pelaku mengajak korban dengan mengiming-imingi uang Rp 2 ribu agar mau melayani nafus bejatnya. Ironisnya korban merupakan teman sekelas anaknya sendiri.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro, mengatakan perbuatan tersebut diketahui setelah korban mengaku kesakitan di bagian organ intim kepada orangtuanya. Tidak terima dengan tindakan tersebut, pihak keluarga didampingi perangkat desa melapor polisi.

Di hadapan petugas, pelaku mengaku khilaf telah melakukan pencabulan terhadap teman anaknya sendiri. Dari keterangan pelaku, korban dicabuli satu kali. Aksi tersebut dilakukan lantaran pelaku sudah menahan nafsunya selama 1 bulan sebelum melakukan aksi bejat terhadap korban.

Dalam kasus itu polisi mengamankan barang bukti seragam pramuka milik korban dan uang Rp. 2 ribu. Untuk menanggung perbuatan benaknya pelaku kini dijerat pasal 82 undang-undang RI nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (pul)

Berita Terkait

Dilaporkan Orang Tua Korban, Pelaku Cabul Anak Laki-Laki Diamankan Polisi

Gauli Pacar Masih Bawah Umur, Pemuda Ditangkap Polisi

Kakek Paruh Baya Cabuli Tetangga yang Masih di Bawah Umur

Diduga Cabuli Jemaatnya, Pendeta Dilaporkan Ke Polda Jatim
Berita Terpopuler
Keterlaluan, Bisnis Ganja di Tengah Wabah Corona
Hukum  11 jam

Isi Libur Sekolah, Siswi SMKN 1 Sidoarjo Membuat APD dan Masker
Pendidikan  9 jam

Cegah Corona, Puluhan Napi di Lapas Tuban Dibebaskan
Hukum  11 jam

Pemkab Ngawi Hentikan Sementara Kegiatan Dari Anggaran DAK
Politik  9 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber