Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Politik 

Bos Kosmetik Jadi Wantimpres Dianggap Bukan Representasi Gender
Senin, 16-12-2019 | 05:19 wib
Oleh :
Jakarta pojokpitu.com, Pengamat politik Dedi Kurnia Syah menilai perekrutan figur untuk Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) 2019-2024 telah mengabaikan suara perempuan.

Menurut Dedi, langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Putri Kus Wisnu Wardhani menjadi Wantimpres bukan demi representasi gender, melainkan keterwakilan pengusaha.

"Dengan kondisi yang ada, sebenarnya (keanggotaan Wantimpres) lebih pada akomodasi pemenangan pilpres, jadi memang minim akomodasi kepentingan presiden sebagai kepala negara yang seharusnya mampu merepresentasikan kebutuhan negara," kata Dedi kepada jpnn.com, Minggu (15/12).

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion itu mengaku tak melihat rekam jejak Putri dalam isu-isu tentang perempuan. Menurutnya,  Putri memang dikenal karena kiprahnya sebagai pengusaha kosmetik.

Dedi mengaku tak melihat rekam jejak Putri dalam isu-isu tentang perempuan. "Ada satu perempuan di sana (Wantimpres), itu pun mewakili korporasi. Bukan perempuan yang mewakili persoalan bangsa secara umum," kata Dedi.(tan/jpnn/end)

Berita Terkait


Bos Kosmetik Jadi Wantimpres Dianggap Bukan Representasi Gender

Pak Karwo Jadi Wantimpres, Aspirasi Ke Pemerintah Pusat Jadi Mudah

Anggota Wantimpres Sri Adiningsih Apreseasi Konsep Pembangunan Kota Batu


Anggota Wantimpres Sri Adiningsih Apreseasi Konsep Pembangunan Kota Batu
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber