Berita Terbaru :
Buron 3 Tahun,Terpidana Kasus Jiplak Merk Antena TV Ditangkap
Kembali Tenaga Kesehatan Meninggal Terpapar Covid 19, Pelepasan Jenasah Diwarnai Isak Tangis
Santri Covid-19 Terus Dilakukan Pengobatan
Paslon Wajib Paham Tentang Aturan Kampanye
Kekeringan Meluas, 5 Kecamatan Alami Krisis Air Bersih
Anggarkan 3,8 Miliar Untuk Ganti Atap Gor Ki Mageti
Covid Bertambah, Pemkab Ponorogo Siapkan 3 Gedung Shelter Baru
Pemerintah Terus Berupaya Meningkatkan Usaha Mikro Terdampak Covid di Jatim
Kesulitan Air Bersih, Warga Manfaatkan Air Sawah
Cegah Covid-19, Melalui Penyemprotan Disinfektan Diberbagai Tempat Rawan
Ratusan Ribu Ton Gula Petani Numpuk di Gudang
Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Peringati Hari Tani, Lapas Bojonegoro Gelar Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik
Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Dampak Pandemi Covid-19, Perusahaan Rokok Kurangi Jumlah Produksi
   

Karyawan Konstruksi Gelapkan Mobil Perusahaan Sebesar Rp 80 Juta
Metropolis  Minggu, 15-12-2019 | 21:21 wib
Reporter : Nanda Andrianta
Surabaya pojokpitu.com, Berdalih butuh uang untuk bayar hutang, seorang karyawan perusahaan konstruksi, nekat menggelapkan mobil perusahaannya sendiri ke sebuah leasing hingga Rp 80 juta. Akibat perbuatannya itu, pelaku terancam dipidana paling lama 5 tahun penjara.

Rizal (35) warga Jalan Karang Menur Surabaya, yang ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Lakarsantri Surabaya, lantaran nekat menggelapkan mobil milik sebuah perusahaan konstruksi bernama PT Beton Indotama Surya, yang terletak di kawasan Gedung Sentra Niaga Surabaya.

Rizal nekat menggelapkan mobil perusahaan tempatnya bekerja itu, lantaran sedang butuh uang untuk membayar hutang-hutangnya. Tak tanggung-tanggung, mobil Toyota Avanza nopol L 1985 WG milik perusahaan itu pun, ia gelapkan sebesar Rp 80 juta.

Kapolsek Lakarsantri, AKP Palma Fahlevi mengatakan, modus yang dilakukan pelaku, yaitu memanfaatkan jabatannya sebagai sales, sekaligus petugas yang biasa mengurus pajak-pajak kendaraan milik perusahaan PT Beton Indotama Surya, dengan cara meminta terlebih dahulu BPKB mobil Avanza tersebut, kemudian digadaikan ke leasing.

Kasus tersebut akhirnya baru diketahui pihak perusahaan, setelah perusahaan mengetahui mobil yang digelapkan pelaku, tiba-tiba ditarik oleh leasing, lantaran pelaku tak membayar angsuran ke leasing.

"Saat pelaku ditangkap dan dilakukan interogasi, pelaku mengaku nekat menggelapkan mobil tersebut karena butuh uang untuk bayar hutang-hutangnya," tutur AKP Palma F Fahlevi, Kapolsek Lakarsantri.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, Rizal bakal dijerat pasal 374 juncto pasal 372 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana paling lama lima tahun penjara.(end)



Berita Terkait

Gadaikan Motor Pelanggan, Seorang Purel Diamankan Polisi

Karyawan Toko Tipu Korban dan Gelapkan Ribuan Lpg

Kejar-Kejaran Dengan Polisi, Sepasang Kekasih Ditangkap Karena Gelapkan Mobil

Juru Tagih Koperasi Gelapkan Uang Tagihan
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  12 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  11 jam

Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Peristiwa  9 jam

Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Malang Raya  7 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber