Berita Terbaru :
Ipong Pamit, Sudjarno Sah Jadi Plt Bupati
Buron 3 Tahun,Terpidana Kasus Jiplak Merk Antena TV Ditangkap
Kembali Tenaga Kesehatan Meninggal Terpapar Covid 19, Pelepasan Jenasah Diwarnai Isak Tangis
Santri Covid-19 Terus Dilakukan Pengobatan
Paslon Wajib Paham Tentang Aturan Kampanye
Kekeringan Meluas, 5 Kecamatan Alami Krisis Air Bersih
Anggarkan 3,8 Miliar Untuk Ganti Atap Gor Ki Mageti
Covid Bertambah, Pemkab Ponorogo Siapkan 3 Gedung Shelter Baru
Pemerintah Terus Berupaya Meningkatkan Usaha Mikro Terdampak Covid di Jatim
Kesulitan Air Bersih, Warga Manfaatkan Air Sawah
Cegah Covid-19, Melalui Penyemprotan Disinfektan Diberbagai Tempat Rawan
Ratusan Ribu Ton Gula Petani Numpuk di Gudang
Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Peringati Hari Tani, Lapas Bojonegoro Gelar Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik
Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
   

Sempat Viral, Rumah Nenek Reot Kini Dibangun Kodim
Rehat  Minggu, 15-12-2019 | 05:19 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Sempat viral karena rumah nenek sebatangkara yang reot tak kunjung dibangun oleh Pemkab, kini pihak Kodim membangun dengan program ratilahu.

Rumah Mbah Sini (82)  warga Desa Plosoharjo, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, kondisinya sangat memprihatinkan. Rumah yang ditempati dindingnya terbuat dari anyaman bambu, sementara lantainya dari tanah.

Kondisi itu sempat viral dimedsos, hingga  Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indarparawansa, langsung memberikan referensi dalam program bedah rumah atau Rumah Tinggal Layak Huni (Ratilahu).

Komandan Kodim 0810, Nganjuk, Letkol Joko Wibowo, mengatakan, ini  merupakan kerja nyata kodim yang bekerjasama dengan, Forpimcam, pihak desa dan masyarakat, dalam memberikan perhatian kepada masyarakat miskin, ditambahkan  syarat untuk mendapatkan program ratilahu, adalah rumah yang tidak layak huni, lantai ukuran 4 kali 6, dan dindingnya dari bambu.

Program ratilahu adalah program Gubernur Jawa Timur, melalui Kodam 5 Brawijaya, dan diteruskan ke masing masing kodim, di Nganjuk ada 433 rumah di kabupaten Nganjuk yang mendapatkan program ratiahu. (yos)

Berita Terkait

Seorang Warga Ponorogo Gantungkan Hidup Dengan Jual Kayu Bakar

Pencairan bantuan Program Keluarga Harapan di Kecamatan Kembali Dicairkan

Rekening PKH Kosong, Lansia Curhat ke Presiden

Warga Miskin Dapat Bantuan Bedah Rumah
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  12 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  11 jam

Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Peristiwa  9 jam

Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Malang Raya  8 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber