Berita Terbaru :
Pembelajaran Tata Surya Melalui Augmented Reality
Nokia C1, Hp Di Bawah 1 Juta Yang Oke
Bos Facebook Pilih Smartphone Ini Ketimbang Iphone
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi
Bupati Madiun Beranikan Diri Senam Bareng Pasien Positif Covid
Petugas Tertibkan Ribuan Alat Peraga Kampanye Liar
Razia Protokol Kesehatan,Tak Pakai Masker 120 Warga Dibawa ke Pengadilan Negeri
Marak Sumur Pompa Untuk Pertanian, Krisis Air Bersih di Ngawi Meluas
Menteri Desa PDTT Lounching Wisata Desa Dalam Upaya Membangkitkan Perekonomian Warga
Polije Bantu Peternak Alat Tetas Telur Otomatis
Pantai Tlangoh, Curi Perhatian Wisatawan
Dua Dara Berhijab Sulap Telenan Kayu Menjadi Sovenir Telenan Lukis Nan Cantik
Warga Kediri Memilih Berkebun Dengan Menanam Bunga Saat Pandemi Covid 19
   

Unggulan Utama Tumbang di Tangan Ganda Putra Indonesia
Olah Raga  Jum'at, 13-12-2019 | 20:49 wib
Reporter : Ambari Taufiq
pasangan ganda putra indonesia M gibran-gerardo Rizullah_mba
Surabaya pojokpitu.com, Kejutan terjadi di Kejuaraan Bulu Tangkis Asia U-17. Unggulan teratas dari Malaysia Justin Hoh/M. Fazri Mohammad Razif harus mengakui ketangguhan pasangan nonunggulan dari Indonesia Muhammad Gibran/Gerardo Rizullah dengan dua game langsung 24-22, 21-16 pada pertandingan babak ketiga yang dilaksanakan di GOR Sudirman, Surabaya, kemarin (13/12).

"Kami tahu yang dihadapi adalah unggulan teratas. Tapi, sejak awal, saya dan Gerardo tak minder," kata Gibran, sapaan karib Muhammad Gibran, usai pertandingan. 
  Diakui pebulu tangkis asal Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan tersebut, di game pertama, dia bisa menang mudah. Namun, di game kedua, lawan mampu memberikan perlawanan. 
  Bahkan, Gibran/Gerardo sempat tertinggal 12-16. Menurut Gibran, lawan mengubah strategi dan ini sempat menyulitkannya. 
  "Mereka mengajak main cepat. Tapi, pelatih menyarankan agar kami bermain depan (penempatan shuttle cock)," ucap Gibran. 
  Ya, pelatih Gibran/Gerarto, Luluk Hadiyanto, memang cepat membaca peruban strategi lawan. Diakuinya, pasangan Malaysia mempunyai tenaga yang lebih kuat disbanding anak asuhnya.
 "Sempat terpacing strategi lawan yang membuat Gibran/Gerardo keteteran dan tertinggal jauh. Saya bilang ke mereka, mainkan tempo lambat dan kasih shuttlecock di bagian depan," ungkap Luluk. 
  Hanya, lelaki yang pernah duduk sebagai ganda putra nomor satu dunia bersama Alvent Yulianto itu tak mau anak asuhnya cepat puas. Baginya, perjuangan di perempat final jauh lebih berat. 
  Untuk bisa menembus semifinal, Gibran/Gerardo akan menantang pasangan Thailand Tatchapol/Chakkapat Norkhat. Di babak ketiga, unggulan ketujuh itu menghentikan perlawanan Tseng Zih Cyuan/Wen Sheng Hao (Taiwan) dengan 20-22, 21-13, 21-13.
  Selain U-17, di GOR Sudirman juga dilaksanakan Kejuaraan Asia U-15. Event ini dilaksanakan d Surabaya setelah Sri Lanka membatalkan diri.  (pul)

Berita Terkait

Unggulan Utama Tumbang di Tangan Ganda Putra Indonesia
Berita Terpopuler
Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Pot Bunga yang Indah
Life Style  14 jam

Dua Dara Berhijab Sulap Telenan Kayu Menjadi Sovenir Telenan Lukis Nan Cantik
Life Style  12 jam

Warga Kediri Memilih Berkebun Dengan Menanam Bunga Saat Pandemi Covid 19
Life Style  13 jam

Marak Sumur Pompa Untuk Pertanian, Krisis Air Bersih di Ngawi Meluas
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber