Berita Terbaru :
Pembelajaran Tata Surya Melalui Augmented Reality
Nokia C1, Hp Di Bawah 1 Juta Yang Oke
Bos Facebook Pilih Smartphone Ini Ketimbang Iphone
Mobil Wuling Ludes Terbakar di Tol Gempol-Pandaan
Kecanduan Pil Koplo, Seorang Anak Nekat Aniaya Kedua Orang Tuanya
Masih Banyak Warga Terjaring Razia Yustisi
Bupati Madiun Beranikan Diri Senam Bareng Pasien Positif Covid
Petugas Tertibkan Ribuan Alat Peraga Kampanye Liar
Razia Protokol Kesehatan,Tak Pakai Masker 120 Warga Dibawa ke Pengadilan Negeri
Marak Sumur Pompa Untuk Pertanian, Krisis Air Bersih di Ngawi Meluas
Menteri Desa PDTT Lounching Wisata Desa Dalam Upaya Membangkitkan Perekonomian Warga
Polije Bantu Peternak Alat Tetas Telur Otomatis
Pantai Tlangoh, Curi Perhatian Wisatawan
Dua Dara Berhijab Sulap Telenan Kayu Menjadi Sovenir Telenan Lukis Nan Cantik
Warga Kediri Memilih Berkebun Dengan Menanam Bunga Saat Pandemi Covid 19
   

Dewan Desak Pemkot Segera Cairkan Anggaran Pilwali Surabaya Secara Keseluruhan
Pilkada  Jum'at, 13-12-2019 | 17:38 wib
Reporter : Dewi Imroatin
Berita Video : Dewan Desak Pemkot Segera Cairkan Anggaran Pilwali Surabaya Secara Keseluruhan
Surabaya pojokpitu.com, Sejak Oktober 2019 penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) pelaksanaan Pilkada Surabaya 2020 antara Walikota Surabaya dan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) digelar, namun pencairan baru dilakukan bulan ini. Itu pun hanya Rp 1 miliar dari total anggaran Rp 101 miliar. Menyikapi fakta itu, Komisi A DPRD Surabaya mendesak Pemkot segera mencairkan keseluruhan anggaran Pilwali Surabaya.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Pertiwi Ayu Krishna, mengatakan, penandatanganan NPHD untuk Pilwali Surabaya pada Oktober lalu, namun baru bulan Desember ini, pencairan anggaran pemilihan walikota-wakil walikota 2020 dilakukan. Itu pun tidak secara menyeluruh.

Ayu menjabarkan dari total anggaran Rp 101.244.490.000 yang sudah masuk ke rekening KPU Surabaya senilai Rp 1.000.326.000, padahal APBD 2020 sudah didok sejak awal November lalu. Tidak hanya itu, tahapan pilwali pun sudah dimulai. Untuk itu, pihaknya mendesak Pemkot segera mencairkan secara keseluruhan anggaran pilwali agar tidak menghambat tahapan pilwali yang sudah dibuat.

Sementara itu Imam Syafii, anggota Komisi A DPRD Surabaya, sangat menyayangkan Pemkot yang tidak secepatnya mencairkan anggaran Pilwali. Bahkan terkesan memperlambat tahapan yang sudah diagendakan, padahal pada Pilwali 2015 disaat Walikota Surabaya Tri Rismaharini maju untuk kedua kalinya semua berjalan lancar. Bahkan anggaran pun cair tepat waktu, tidak menunda-nunda pencairan seperti yang terjadi saat ini.

Politisi dari fraksi Nasdem ini menegaskan, jika dalam waktu dekat Pemkot tidak segera mencairkan anggaran secara keseluruhan, maka pihaknya akan memanggil pihak-pihak terkait, khususnya Pemkot untuk mendesak segera mencairkan, agar tidak menganggu tahapan yang sudah berjalan. Selain itu, secara aturan harusnya setelah penandatanganan NPHD itu harus secepatnya dicairkan.(end/VD:YAN)

Berita Terkait

Pilwalikota Batu Bakal Dimajukan

Eri Cahyadi-Armuji Dapat Imbangi Mahfud Arifin-Mujiono

Gerindra Akan Tarungkan Pentolan Dewa 19 Dalam Pilwali Kota Pasuruan

Dirut PDAM Surabaya Bantah Siap Dampingi Machfud Arifin Sebagai Bakal Calon Wawali
Berita Terpopuler
Sulap Limbah Popok Bayi Jadi Pot Bunga yang Indah
Life Style  14 jam

Dua Dara Berhijab Sulap Telenan Kayu Menjadi Sovenir Telenan Lukis Nan Cantik
Life Style  12 jam

Marak Sumur Pompa Untuk Pertanian, Krisis Air Bersih di Ngawi Meluas
Peristiwa  8 jam

Warga Kediri Memilih Berkebun Dengan Menanam Bunga Saat Pandemi Covid 19
Life Style  13 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber