Berita Terbaru :
Penjual Mercon Renteng Diamankan Saat Antar Barang
Tanpa Surat Sehat, Anies Pastikan Masyarakat Tidak Bisa Masuk Jakarta
Daging Ayam dan Sapi di Pacitan Sepi Pembeli
Ini Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja
Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Sebanyak 397 Warga Binaan Lapas Wanita Mendapat Remisi Idul Fitri
Pasokan Sepi, Harga Janur Kuning Kian Meroket di Lumajang
Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
   

Hakim Gelar Sidang di Lokasi Perkara Nenek Gugat Keponakan
Hukum  Jum'at, 13-12-2019 | 16:31 wib
Reporter : Fakhrurrozi
Surabaya pojokpitu.com, Perkara dua nenek yang menggugat keponakannya sendiri, mengungkap fakta baru. Dalam sidang di lokasi objek sengketa, majelis hakim menilai batas dan luas tanah sudah sesuai dengan sertifikat yang dimiliki dua nenek, Elina Widjayanti dan Lusiana Sintawati.

Terungkapnya fakta baru tersebut saat majelis hakim Pengadilan Negeri Surabaya menggelar sidang pemeriksaan setempat di lokasi objek sengketa di Desa Dungus, Cerme, Gresik, Jumat siang.

Begitu tiba di lokasi, majelis hakim yang terdiri dari Putu Gede Hariyadi, Ariyas Dedy dan Fitria Ade Maya langsung mengecek batas-batas dan luas tanah yang disengketakan. Dari pantauan di lokasi, hakim melihat luas dan batas tanah sudah sesuai dengan yang tertuang dalam jual beli yakni sertifikat hak milik nomor 128, yakni 5.230 meter persegi.

Wellem Mintarja, kuasa hukum Nenek Elina Widjayanti dan Lusiana Sintawati, mengatakan bila dengan fakta ini maka klaim sang keponakan, Hermina Sutanto bahwa batas dan luas tanah tak sesuai sertifikat, telah terbantahkan.

"Perkara ini bukanlah objek sengketa melainkan terkait ikatan jual beli yang diingkari oleh tergugat, keponakannya," tutur Wellem Mintarja.
 
Sekedar diketahui, gugatan perdata ini dilakukan dua nenek Elina Widjayanti dan Lusiana Sintawati, lantaran sang keponakan Hermina Sutanto mengingkari jual beli tanah, di kawasan Cerme Gresik pada tahun 1999 dengan almarhum Elisa Erawati, yang merupakan saudara kandung dari dua nenek Elina Widjayanti dan Lusiana Sintawati.(end)

Berita Terkait

Ahli Waris Pasang Papan Nama di Lahan Yang Dikuasai Salah Satu BUMN

Seorang Janda Menangis Mendatangi Pengadilan dan Bupati Mohon Keadilan

Hakim Sidang di Lokasi Sengketa Pembebasan Tanah Jalan Raya Wiyung

Hakim Gelar Sidang di Lokasi Perkara Nenek Gugat Keponakan
Berita Terpopuler
Ribuan Petasan Daya Ledak Tinggi Diamankan Satreskrim Polres Blitar Kota
Peristiwa  11 jam

Kondisi Bayi Makin Membaik, Banyak Warga Ingin Mengadopsi
Peristiwa  6 jam

Per 1 Juni, Pendatang ke Malaysia Wajib Bayar Biaya Karantina Rp 7 Juta
Politik  9 jam

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli
Malang Raya  10 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber