Berita Terbaru :
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Sutiaji: Tingkat Kedisiplinan Warga Untuk Pakai Masker Semakin Tinggi
   

Kunjungan Kemenkes,Tunggakan BPJS Sudah Dicairkan Rp 9,2 triliun
Metropolis  Jum'at, 13-12-2019 | 16:10 wib
Reporter : Mujianto Primadi
Sidoarjo pojokpitu.com, Menteri Kesehatan, Dokter Terawan Agus Putranto, Jumat (13/12) siang berkunjung ke Rumah Sakit Umum Sidoarjo, untuk memastikan pencairan dana tunggakan BPJS ke rumah sakit.

Menkes mengaku sudah mencairkan dana sekitar Rp 9,2 triliiun untuk tunggakan BPJS, dan telah melakukan koordinasi dengan Direktur BPJS untuk memberikan layanan yang lebih baik ke masyarakat. Meski demikian, hingga saat ini BPJS Kabupaten Sidoarjo masih menungguk sekitar Rp 45 milyar di RSUD Sidoarjo.

Meski sempat tersendat akibat tingginya tunggakan BPJS Kesehatan dari sejumlah rumah sakit peserta BPJS di sejumlah daerah di Indonesia. Namun masyarakat tidak perlu khawatir terkait layanan BPJS Kesehatan, karena semuanya sudah dikelola dengan baik untuk peningkatan layanan masyarakat.

Kepada awak media, Menkes menegaskan, pihaknya telah mencairkan dana sekitar Rp 9,2 trilliun untuk menyelesaikan seluruh tunggakan BPJS disejumlah rumah sakit penyedia BPJS Kesehatan. "Sehingga masyarakat pengguna BPJS Kesehatan tidak perlu khawatir saat berobat atau menjalani rawat inap di rumah sakit," kata Terawan Agus Putranto.
 
Menkes menjamin, seluruh biaya BPJS akan diselesaikan secara bertahap setiap bulannya demi memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, yang menjalani perawatan medis di rumah sakit, baik untuk rawat jalan atau rawat inap.
 
Direktur Rumah Sakit Umum Sidoarjo, dr. Atok Irawan, mengatakan, dirinya sangat beruntung BPJS sudah menyelesaikan tunggakannya. "Namun beberapa bulan ini masih ada tunggakan dari BPJS Kesehatan Sidoarjo sekitar Rp 45 milyar," kata dr. Atok Irawan.
 
Setiap bulan,klaim BPJS dari Rumah Sakit Umum Sidoarjo mencapai Rp 24 milyar. Jika BPJS tidak segera menyelesaikan tunggakan itu,maka biaya operasional pelayanan medis akan berhutang. (yos)

Berita Terkait

Ini Alasan Presiden Joko Widodo Ngotot Naikan Iuran BPJS

BPJS Kesehatan Akan Kembalikan Selisih Kelebihan Iuran Bulanan

Pembiayaan Pasien Covid-19 Dibebankan ke BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Harus Patuhi Keputusan MA
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  11 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  1 jam

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  13 menit

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber