Berita Terbaru :
Batas Waktu 27 September, Semua Paslon Sudah Serahkan Surat Pengunduran Diri
Dua Paslon Kampanye, Calon Walikota Petahana Teno Bagi Masker, Gus Ipul Menyapa Warga Terdampak Banjir
Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tren Naik Perkara Perceraian di Tengah Pandemi
Aliansi Cinta NKRI Dukung Polda Jatim Bubarkan Deklarasi KAMI
Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Mayat Seorang Perempuan Ditemukan di Lahan Tebu Gegerkan Warga
Seni Lukis Gentong Bekas Jadi Karya Bernilai Tinggi
Ruko Jual Aneka Kerupuk di Area Pasar Baru Ludes Terbakar, Petugas Butuh 3 Jam Padamkan Api
Bawaslu Temukan Oknum ASN Beri Dukungan, Unggah Gambar Salah Satu Paslon Di Medsos
Tim Cyber Polres Blitar Kota Patroli Dunia Maya Temukan Indikasi Kampanye Hitam
Hipakad Jatim : Jika Aksi KAMI Adalah Makar , Maka Mestinya Diproses Hukum
Sampai Saat Ini Pemprov Jatim Belum Menyerahkan KUA PPAS Kepada DPRD Jatim
Lpg Melon Cepat Habis, Diduga Digunakan Untuk Pertanian
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
   

Dilintasi Truk Bermuatan 45 Ton, Jembatan Desa Ambruk
Pantura  Kamis, 12-12-2019 | 14:04 wib
Reporter : Samsul Alim
Bojonegoro pojokpitu.com, Sebuah jembatan penghubung antara desa di Kabupaten Bojonegoro, ambruk setelah dilewati truk tronton sarat muatan pasir. Ambruknya jembatan tersebut diduga karena tidak mampu menahan beban berat truk tronton seberat 45 ton.

Sebuah jembatan penghubung antara Desa Ngasem dan Desa Bandungrejo, yang berada di jalan puk turut, wilayah Desa Ngadiluwih, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, ambruk.

Jembatan ambruk setelah dilewati truk tronton yang mengangkut pasir, untuk proyek pengembangan gas  lapangan unitisasi Jambaran Tiung Biru atau JTB Bojonegoro.
 
Saat melintas di atas jembatan, tiba-tiba jembatan tersebut ambruk. sehingga truk tronton tersebut terperosok ke dalam jembatan.
 
Ambruknya jembatan tersebut diduga karena tidak mampu menahan beban berat truk tronton bermuatan pasir seberat 45 ton. Pasalnya, kelas jalan jembatan ini bukan kelas untuk truk bermuatan 40 ton lebih.
 
Salah seorang warga, Jimen, mengatakan, kronologi kejadian ini terjadi saat sore hari sekitar pukul 18.00 wib. Hingga saat ini, warga berharap truk bermuatan pasir itu segera dievakuasi dan jembatan segera di perbaiki, agar aktivitas warga yang melintasi jembatan itu bisa seperti sedia kala. Beruntung tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Akibat ambruknya jembatan tersebut, warga yang akan melintasi jalan tersebut terpaksa membuat jalur sendiri untuk dapat dilalui oleh kendaraan roda dua atau sepeda motor. (yos)

Berita Terkait

Penyangga Jembatan Ambrol Jalur Selatan Kota Probolinggo Putus

Jembatan Roboh di Dau Telah Dipantau DPRD Kabupaten Malang

Jembatan Penghubung Antar Desa Ambruk, 100 KK Terisolasi

BPBD Jombang Kesulitan Evakuasi Potongan Jembatan Terseret Enceng Gondok
Berita Terpopuler
Hutan Pohon Pelangi, Spot Selfie Apik Bagi Pengunjung
Mlaku - Mlaku  12 jam

Tim Patroli Air Jatim Pantau Pembuangan Limbah Industri
Metropolis  2 jam

Monumen Kresek Saksi Bisu Sejarah Kekejaman PKI di Madiun
Tempo Doeloe  59 menit

Angka Pernikahan Dini di Kabupaten Madiun Meningkat 100 Persen
Peristiwa  12 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Massa Hadang Penjemputan Pasien Covid 19
Pojok Pitu

Belasan Kartu Keluarga Dijadikan Bungkus Tempe
Pojok Pitu

Langgar Protokol Kesehatan Pertunjukan Seni Musik Tradisional Dibubarkan Satgas ...selanjutnya
Jatim Awan

Angka Gugat Cerai di Sidoarjo Didominasi oleh Pihak Istri
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber