Berita Terbaru :
Walikota Malang Pastikan PSBB Tak Diperpanjang
Sidang DPR
PSBB Jilid III, Desa Waru Menjadi Pusat Percontohan Menekan Angka Penyebaan Virus Covid-19
Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Hari Pertama Masuk Kerja, ASN dan Jurnalis Jalani Rapid Test
Rumah Makan Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Pandemi Covid 19 Ternyata Berdampak Pada Penjual Janur dan Ketupat
Polsek Sukolilo Pantau Pengamanan Perumahan Terapkan Protap Covid 19
Usaha Jasa Sablon Kaos Kebanjiran Order di Tengah Pandemi Covid 19
Rayakan Lebaran di Rusunawa, Walikota Bawakan Opor Ayam dan Lontong Ketupat Untuk Pasien Karantina
Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
   

Ribuan Ton Beras Cadangan Bulog Terancam Turun Mutu
Ekonomi Dan Bisnis  Kamis, 12-12-2019 | 06:08 wib
Reporter : Agus Bondan
Meski target tidak terpenuhi, saat ini Bulog masih miliki stok beras sebanyak 16 ribu ton, dan 3 ribu ton diantaranya terancam turun mutu. Foto Agus
Tulungagung pojokpitu.com, Perum Bulog Cabang Tulungagung hanya dapat memenuhi target serapan beras dari petani sebesar 61 persen dari 20.500 ton target tahun 2019.

Perum Bulog Cabang Tulungagung memiliki 3 wilayah kerja. Yakni Tulungagung , Blitar dan Trenggalek. Hingga dipenghujung tahun 2019, hanya mampu menyerap beras dari petani sebesar 61 persen atau 12.500 ton, dari target yang telah ditetapkan sebanyak 20.500 ton.

Bahkan target tersebut tidak akan tercapai, sebab penyerapan beras dari petani sejak awal Desember telah dihentikan dan lebih difokuskan untuk penyaluran stok beras.

Menurut Eri Nurul Hilal , Wakil Pimpinan Bulog Cabang Tulungagung, meski tidak penuhi target, Bulog Cabang Tulungagung , masih memiliki stok beras sebanyak 16 ribu ton.

Dari total tersebut, tidak semua kondisi stok beras baik, dan 3 ribu ton diantaranya masuk kategori Disposal, atau beras rusak. "Karena sebagian beras tersebut merupakan stok beras tahun 2018 yang tertunda pendistribusiannya, setelah adanya penghapusan program Bantuan Beras Sejahtera (Rastra)," kata Eri.

Ketersediaan beras yang ada di Gudang Bulog Tulungagung diklaim mencukupi hingga 10 bulan ke depan. (pul)

Berita Terkait

Ribuan Ton Beras Cadangan Bulog Terancam Turun Mutu

Demi Stabilitasasi Harga, Bulog Jual Beras Lebih Murah

Bulog Gelar Operasi Pasar Hingga Akhir Tahun

Perum Bulog Siapkan 700 Ribu Ton Beras Untuk BPNT
Berita Terpopuler
Kasus Covid-19 Surabaya, Diprediksi Segera Mencapai Puncaknya
Covid-19  10 jam

Sekolah Shift Untuk Redakan Kejenuhan Siswa
Pendidikan  9 jam

Akses Eks Lokalisasi Dadapan Sumberejo Ditutup Portal
Peristiwa  8 jam

Hadapi Pandemi, Polres Tulungagung Siapkan Belasan Kampung Tangguh
Peristiwa  1 jam



Cuplikan Berita
Marah, Kapolda Copot Oknum Kapolsek Karena Tertidur Saat Rapat Dengan Walikota
Pojok Pitu

H-2 Lebaran, Stasiun Gubeng Surabaya Sepi Penumpang
Pojok Pitu

PSBB Surabaya Raya Bisa Diperpanjang, 2 Tahap Sebelumnya Dinilai Tak Efektif
Jatim Awan

Unik, Anak Anak Ini Berebut Uang Lebaran di Pagar Rumah Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber