Berita Terbaru :
KPU Siapkan Satu TPS Khusus Lapas
Hari Santri, Rapat Paripurna Anggota DPRD Gunakan Atribut Santri
Masuk Zona Kuning Covid-19, Permohonan Izin Hajatan Membludak
Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Masker dan Handsanitizer
   

Seledri Hasil Hidroponik, Sayur Bebas Pestisida Mampu Bertahan 3 Hari
Icip - Icip  Rabu, 11-12-2019 | 02:03 wib
Reporter : Rizqi Setiawan
Bondowoso pojokpitu.com, Seledri hasil hidroponik di Bondowoso, sangat diminati pasar lokal dan pelaku usaha. Meski harga lebih mahal, namun seledri ini bebas pestisida serta mampu bertahan hingga 3 hari setelah dipetik.

Di Desa Tamanan Kecamatan Tamanan Kabupaten Bondowoso, sejumlah warga melakoni cocok tanam sayur dengan media hidroponik. Seperti di lahan milik Slamet Riyadi ini misalnya, 15 ribu lobang telah diisi sayur seledri yang sangat subur dan lebet daunnya.

Seledri dipilih oleh pria 50 tahun ini, karena sayur tersebut begitu diminati pasar lokal bondowoso. Para konsumen yang rata-rata pelaku usaha kuliner lebih memilih seledri milik Slamet, karena tidak menggunakan pestisida. Sehingga sangat aman untuk dikonsumsi.

Selain itu, seledri hidroponik mampu bertahahn hingga 3 hari sejak dipetik dalam konsidi hijau. Biasanya seledri hanya mampu bertahan 1 hingga 2 hari saja daunnya sudah menguning. Dari bentuk, hasil hidroponik lebih besar batangnya dengan daun yang lebih banyak.

Setiap harinya slamet mampu memanen 20 hingga 30 kilogram seledri siap jual, harganya pun lebih mahal dari selegri petani konvensional.

"Rata-rata perkilo seledri hidroponik dijual dengan harga Rp 12.000 hingga Rp 20.000 perkilogram, harga bisa naik hingga Rp 40.000 jika permintan melonjak utamanya saat hari besar," kata Slamet Riyadi.

Setiap hari pelaku hidroponik hanya harus menjaga unsur hara dalam air dengan sirkulasi air lancar.
selain untuk sayur, seledri juga bisa olah menjadi minuman dengan bermacam khasiat menyembuhkan berbagai penyakit dalam. (yos)

Berita Terkait

Nikmatnya Kuliner Nostalgia

Nikmatnya Kuliner Legendaris Sate dan Becek Menthok

Kuliner Khas Madura Yang Hanya Dibuat di Hari Ke-7 Setelah Lebaran

Bangun Pusat Kuliner, Pemkot Gelontorkan Rp 9 miliar
Berita Terpopuler
Peringati Hari Santri Nasional, Satlantas Polres Bojonegoro Bagikan Ratusan Mask...selanjutnya
Peristiwa  6 jam

Dikpora Ajukan Izin Pembelajaran Tatap Muka SMP
Pendidikan  5 jam

Peneliti Unej Temukan Melinjo Berpotensi Suplemen Cegah Covid 19
Pendidikan  4 jam

Ketua DPRD : Santri Harus Komitmen Jaga Pancasila
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan

Jelang Unras Omnibus Law, 61 Titik Dijaga Petugas Keamanan Gabungan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber