Berita Terbaru :
Kreasi Bawang Merah Untingan Cocok Buat Oleh-Oleh Khas Probolinggo
Sungai Gemblo Yang Penuh Sampah Disulap Menjadi Destinasi Wisata Air
Rakercabsus, Bahas Program Unggulan Hingga Reformasi Birokrasi
Puluhan Calon Pasien di Rumah Sakit Pasang Batu dan Botol Air Mineral
Razia Masker, Polisi Justru Temukan Warga Sedang Bermain Judi
Tiga Pria Pengangguran Tipu Pemuda Berkebutuhan Khusus
Ratusan Warga di Nganjuk Antri Bensin Premium
Dua Pelaku Tawuran Ternyata Masih Remaja
Pemkot Surabaya Gelar Rakor Terkait Rencana Sekolah Dibuka
Bersiap Sekolah Tatap Muka, 21 SMP Jalani Simulasi
Demo Pekerja Hiburan Malam Tuntut Walikota Cabut Perwali 33 Tahun 2020
Di Kampus Unair, Gilang Dikenal Baik dan Pandai
Adu Jangkrik Mobil VS Motor, Satu Tewas
Dirut PDAM Surabaya Bantah Siap Dampingi Machfud Arifin Sebagai Bakal Calon Wawali
Gelar Demo, Mahasiswa Segel Gedung Dewan
   

Hingga Awal Desember, Telah Terjadi 836 Kebakaran di Surabaya
Metropolis  Selasa, 10-12-2019 | 09:16 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Hingga awal bulan Desember, sebanyak 836 kejadian kebakaran terjadi di Surabaya. Kebanyakan terjadi di lahan terbuka. Meski memasuki musim.hujan, jumlah kebakaran relatif berkurang, namun risiko terjadi tetap ada, khususnya pada bangunan.

Berdasarkan data Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, hingga awal bulan Desember 2019 ini, jumlah kejadian kebakaran di Surabaya mencapai 836 kejadian, meliputi kebakaran di lahan terbuka, rumah, bangunan toko, pabrik hingga mobil. Namun 80 persen diantaranya paling banyak adalah kebakaran di lahan terbuka.

"Penyebab kebakaran ini bermacam - macam, seperti korsleting listrik, keteledoran lupa mematikan kompor, hingga bara api sisa pembakaran sampah yang menyala," tutur Dedik Irianto, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya.

Memasuki musim penghujan saat ini , jumlah kebakaran di lahan terbuka relatif berkurang karena kondisi lahan yang basah sehingga tidak mudah tersulut api. Meski begitu, Dedik mengingatkan resiko kebakaran di bangunan seperti rumah atau pabrik masih ada.

Dedik mengimbau agar masyarakat selalu berhati-hati jika melakukan kegiatan yang berhubungan dengan api, seperti saat memasak atau membakar sampah. Selain itu , selalu memeriksa kondisi panel listrik dan kabel-kabel, agar tidak memicu korsleting.(end)

Berita Terkait

Lahan Kosong Terbakar, Warga Rungkut Berhamburan Keluar Rumah

Ditinggal Cari Rumput, Tiga Bangunan Ludes Dilalap Api

Bakar Sampah, Rumpun Bambu Terbakar

Puluhan Hektar Lahan Hutan Baluran Terbakar
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  9 jam

Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Konsultasi Psikologi  9 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  11 jam

Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Peristiwa  8 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber