Berita Terbaru :
Gubernur Jatim Mengukuhkan 6 OPD Sebagai Penjabat Sementara Bupati Walikota
Bawaslu Ajak Dua Paslon Ikrar Deklarasi Damai
Ipong Pamit, Sudjarno Sah Jadi Plt Bupati
Buron 3 Tahun,Terpidana Kasus Jiplak Merk Antena TV Ditangkap
Kembali Tenaga Kesehatan Meninggal Terpapar Covid 19, Pelepasan Jenasah Diwarnai Isak Tangis
Santri Covid-19 Terus Dilakukan Pengobatan
Paslon Wajib Paham Tentang Aturan Kampanye
Kekeringan Meluas, 5 Kecamatan Alami Krisis Air Bersih
Anggarkan 3,8 Miliar Untuk Ganti Atap Gor Ki Mageti
Covid Bertambah, Pemkab Ponorogo Siapkan 3 Gedung Shelter Baru
Pemerintah Terus Berupaya Meningkatkan Usaha Mikro Terdampak Covid di Jatim
Kesulitan Air Bersih, Warga Manfaatkan Air Sawah
Cegah Covid-19, Melalui Penyemprotan Disinfektan Diberbagai Tempat Rawan
Ratusan Ribu Ton Gula Petani Numpuk di Gudang
Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
   

Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Sembako Mulai Naik
Ekonomi Dan Bisnis  Selasa, 10-12-2019 | 04:25 wib
Reporter : Wildan Lipu Prasasti
Menjelang hari natal dan tahun, harga sejumlah kebutuhan pokok mulai merangkak naik, di Sumenep. Foto Wildan
Sumenep pojokpitu.com, Menjelang hari natal dan tahun baru, harga sejumlah kebutuhan pokok atau kebutuhan sehari-hari selalu naik. Penyebab kenaikan beragam, mulai dari permintaan sangat tinggi, dan banyak petani gagal panen.

Naiknya sejumlah kebutuhan sehari-hari, mendapat respon beragam dari para konsumen, sebagian menanggapi biasa saja kenaikan setiap menjelang natal dan tahun baru. Asalkan stoknya tersedia, dan sebagian berharap kenaikan tersbut tidak terjadi dengan alasan daya beli masyarakat yang rendah. Para pembeli juga harus mengurangi volume belanja agar semua kebutuhan dapur terpenuhi.

Di Pasar Anom Baru Sumenep misalnya, Mamat, pedagang sembako mengaku, kebutuhan sehari-hari mulai mengalami kenaikan. Mulai bawang merah, yang sebelumnya Rp 16 ribu perkilogram, sekarang naik Rp 27 ribu perkilogram. Tomat yang sebelumnya RP 3 ribu perkilogram sekarang naik menjadi Rp 8 ribu perkilogram. Sedangkan bawang putih masih stabil, antara Rp 24 ribu perkilogram, serta lombok besar Rp 10 ribu perkilogram, lombok kecil menjadi Rp 25 ribu perkilogram.

Harga terus naik, karena permintaan meningkat. Sedangkan stok kurang, serta banyaknya petani yang gagal panen setelah memasuki musim hujan. (PUL)

Berita Terkait

Jelang Hari Raya Harga Sembako di Bawean Mulai Naik

Jelang Idul Adha Sejumlah Kebutuhan Pokok Turun

Pedagang Mengeluh, Harga Bumbu Dapur di Pasar Tradisional Tak Stabil

Harga Bawang Merah Tembus 60.000 Perkilo
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  13 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  12 jam

Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Peristiwa  10 jam

Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Malang Raya  8 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber