Berita Terbaru :
Pengunaan Tidak Sesuai Target Menyebabkan Pupuk Langka
5 Hari Ops Yustisi, Petugas Catat Puluhan Pelanggar Protokol Kesehatan
Dua Bapaslon Mulai Gerilya Cari Aspirasi Warga
Menpora Usulkan Stadion GBT Menjadi Kandidat Pembukaan Piala Dunia U-20
Laka Truk Vs Truk Marinir, Sopir Truk Alami Cidera
Diduga Puluhan Santrinya Positif Covid 19, Pengurus Tutup Sementara Pondok Al-Mubtadiin
Terjaring Operasi Masker, Para Pelanggar Diberikan Pilihan Hukumannya Setelah Diceramahi Camat
Meski Panen Raya, Petani Garam Masih Merugi Karena Hujan yang Masih Turun
Kepala Pusjarah Polri Kunjungi Monument Brimob Bukti Menghalau Belanda Tahun 1949
Hari PMI, Sugiri Bagi Bagi Masker dan Susu Telor
Ipong Muchlissoni Temu Komunitas Pemuda Milenial
Limbah Masker Medis Berserakan di Samping Rumah Sakit Covid
Warga Digegerkan Penemuan Bayi Laki-Laki di Sawah Belakang Puskesmas
78 Bangunan Semi Permanen Tanpa Izin Dirubuhkan
Siswi Berhenti Sekolah Karena Tidak Punya HP
   

Masih Menjadi Ancaman, 1 Dari 4 Orang Indonesia Obesitas
Kesehatan  Senin, 09-12-2019 | 22:12 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Dunia yang semakin canggih dan serba online menjadikan hidup lebih mudah. Seperti membeli makanan tanpa harus keluar rumah. Karena cukup menggunakan jasa online.

Menurut dr Grace Judio Kahl, dari klinik Lighthouse Surabaya, 1 dari 4 penduduk Indonesia saat ini mengalami obesitas  atau kelebihan berat badan. Dari jumlah itu paling banyak dialami wanita sekitar 29,7 persen dan pria 11,4 persen.

Jika diurut dari asal daerah, Jakarta menempati posisi pertama 37,1 persen, diikuti Aceh 36,4 persen, Jatim 32,9 persen, Riau 31,2 persen dan Jawa Barat 30,7 persen. "Kebanyakan orang makan dengan mata, yakni makan berdasarkan apa yang dilihat karena ingin, sehingga cenderung makan hingga kekenyangan," kata dr Grace.

Padahal seharusnya makan sesuai porsi yang cukup untuk tubuh. Selain itu juga mengurangi makanan manis dan yang mengandung tepung.

Dr Grace menambahkan, setiap orang yang ingin menurunkan berat badan, harus mengetahui kondisi tubuhnya. Karena setiap tubuh memiliki kondisi yang berbeda-beda, sehingga harus menjalankan pola diet yang juga berbeda-beda.

"Akan lebih baik jika pola diet itu dibantu dengan supervisi medis seperti dokter, ahli gizi dan psikolog," tambah dr Grace. (pul)

Berita Terkait

Masih Menjadi Ancaman, 1 Dari 4 Orang Indonesia Obesitas

Berita Duka, Yunita Gadis Obesitas Akhirnya Meninggal Dunia

Gawat, Gadis Obesitas Kembali Dirawat di RSUD Sidoarjo

Sukes Berat Badan Turun 30 Kg, Yunita Kini Lebih Aktif
Berita Terpopuler
Pasutri di Ngawi Hidup Serba Keterbatasan
Peristiwa  10 jam

Diduga Rem Blong, Truk Tronton Sasak 4 Rumah di Jalur Wisata Bromo
Peristiwa  8 jam

Bencana Kekeringan Belum Bisa Diatasi, Terutama Daerah Kering Kritis
Metropolis  8 jam

Gudang Mesin Jahit Jalan Veteran Surabaya Ludes Dilalap Api
Metropolis  8 jam



Cuplikan Berita
Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Gudang Mebel dan Dua Rumah Hangus Terbakar
Pojok Pitu

Ratusan Driver Online Unjuk Rasa dan Sweping Rekan
Jatim Awan

KPU Surabaya Segera Publikasikan DPS Pada Warga
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber