Berita Terbaru :
Dampak Positif Covid, Merebaknya UMKM
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
   

Masih Menjadi Ancaman, 1 Dari 4 Orang Indonesia Obesitas
Kesehatan  Senin, 09-12-2019 | 22:12 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Dunia yang semakin canggih dan serba online menjadikan hidup lebih mudah. Seperti membeli makanan tanpa harus keluar rumah. Karena cukup menggunakan jasa online.

Menurut dr Grace Judio Kahl, dari klinik Lighthouse Surabaya, 1 dari 4 penduduk Indonesia saat ini mengalami obesitas  atau kelebihan berat badan. Dari jumlah itu paling banyak dialami wanita sekitar 29,7 persen dan pria 11,4 persen.

Jika diurut dari asal daerah, Jakarta menempati posisi pertama 37,1 persen, diikuti Aceh 36,4 persen, Jatim 32,9 persen, Riau 31,2 persen dan Jawa Barat 30,7 persen. "Kebanyakan orang makan dengan mata, yakni makan berdasarkan apa yang dilihat karena ingin, sehingga cenderung makan hingga kekenyangan," kata dr Grace.

Padahal seharusnya makan sesuai porsi yang cukup untuk tubuh. Selain itu juga mengurangi makanan manis dan yang mengandung tepung.

Dr Grace menambahkan, setiap orang yang ingin menurunkan berat badan, harus mengetahui kondisi tubuhnya. Karena setiap tubuh memiliki kondisi yang berbeda-beda, sehingga harus menjalankan pola diet yang juga berbeda-beda.

"Akan lebih baik jika pola diet itu dibantu dengan supervisi medis seperti dokter, ahli gizi dan psikolog," tambah dr Grace. (pul)

Berita Terkait

Obesitas Perburuk Infeksi Covid-19, Ikuti 3 Cara Jaga Berat Badan

Masih Menjadi Ancaman, 1 Dari 4 Orang Indonesia Obesitas

Berita Duka, Yunita Gadis Obesitas Akhirnya Meninggal Dunia

Gawat, Gadis Obesitas Kembali Dirawat di RSUD Sidoarjo
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  10 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  8 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  5 jam

Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Peristiwa  4 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber