Berita Terbaru :
Buron 3 Tahun,Terpidana Kasus Jiplak Merk Antena TV Ditangkap
Kembali Tenaga Kesehatan Meninggal Terpapar Covid 19, Pelepasan Jenasah Diwarnai Isak Tangis
Santri Covid-19 Terus Dilakukan Pengobatan
Paslon Wajib Paham Tentang Aturan Kampanye
Kekeringan Meluas, 5 Kecamatan Alami Krisis Air Bersih
Anggarkan 3,8 Miliar Untuk Ganti Atap Gor Ki Mageti
Covid Bertambah, Pemkab Ponorogo Siapkan 3 Gedung Shelter Baru
Pemerintah Terus Berupaya Meningkatkan Usaha Mikro Terdampak Covid di Jatim
Kesulitan Air Bersih, Warga Manfaatkan Air Sawah
Cegah Covid-19, Melalui Penyemprotan Disinfektan Diberbagai Tempat Rawan
Ratusan Ribu Ton Gula Petani Numpuk di Gudang
Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Peringati Hari Tani, Lapas Bojonegoro Gelar Pelatihan Budidaya Tanaman Hidroponik
Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Dampak Pandemi Covid-19, Perusahaan Rokok Kurangi Jumlah Produksi
   

Ratusan Warga Nganjuk Demo BPN
Mataraman  Senin, 09-12-2019 | 15:00 wib
Reporter : Achmad Syarwani
Berita Video : Ratusan Warga Nganjuk Demo BPN
Nganjuk pojokpitu.com, Ratusan warga di Nganjuk, Senin (9/12) melakukan aksi demo di depan Kantor BPN Nganjuk, massa menuding bpn ikut bermain dalam menentuakn besaran biaya PTSL dan diduga ikut menerima dana pungli PTSL. Sempat terjadi ketegangan antara massa dengan petugas BPN, karena jumlah perwakilan massa yang masuk untuk mediasi dibatasi.

Massa yang tergabung dalam masyarakat anti korupsi nganjuk mendemo kantor badan pertanahan nganjuk, massa menengarahi BPN ikut terlibat atas pungli pengurusan sertifikat program PTSL yang tarikannya antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta  perbidang.

Padahal sesuai dengan SKB 3 meneri biaya pra hanya sebesar Rp 150 ribu saja, dan biaya pengurusan sertifikat di BPN sudah dibiayai oleh dana dipa.

Warga menuding BPN ikut andil dalam menentukan besarannya biaya PTSL, dan juga diduga menerima aliran dana pungutan biaya tersebut.

Sempat terjadi ketegangan antara massa dengan petugas BPN, karena petugas BPN memebatasi jumlah massa yang hendak masuk kedalam ruang BPN guna mediasi.

Beruntung petugas BPN akhirnya membolehkan warga masuk kedalama ruang mediasi.

Menurut Korlap aksi, Supriono, banyak kasus yang terjadi atas pugli biaya pengurusan sertifikat dalam program PTSL di Nganjuk, dengan tarikan sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta rupiah. "Dari keterangan sejumlah  warga, bahwa biaya itu juga sebagai jatah dari petugas BPN," kata Supriono.

Sementara menurut Sugeng Satriawan, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPN Nganjuk, biaya PTSL Rp 150 ribu merupakan biaya pra pengurusan, dan sesuai dengan SKB 3 menteri diperbolehkan menarik lebih dari Rp 150 ribu sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama.

"Kita menampik tuduhan bahwa ada oknum BPN yang bermain dan menerima dana dari PTSL, sebab jelas melarang petugas BPN meneriama dana dari PTSL, dan jika ditemukan akan ditenidak tegas," kata Sugeng Satriawan.

Usai mendapatkan jawaban, massa melanjutkan asi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Nganjuk, Pengadilan Negeri dan Pemkab Nganjuk serta Mapolres Nganjuk.

Massa menuntut agar tidk ada praktk jual beli keputusan sidang, dan jual beli pasal. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait

BPN Surabaya II Sosialisasikan Program Trijuang

Pastikan Beras BPNT Layak Konsumsi Sebelum Didistribusikan

Warga Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Laporan Sekdes

RDP Soal Program BPNT Memanas
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  12 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  11 jam

Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Peristiwa  9 jam

Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Malang Raya  7 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber