Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Peristiwa 

Ratusan Warga Nganjuk Demo BPN
Senin, 09-12-2019 | 15:00 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Berita Video : Ratusan Warga Nganjuk Demo BPN
Nganjuk pojokpitu.com, Ratusan warga di Nganjuk, Senin (9/12) melakukan aksi demo di depan Kantor BPN Nganjuk, massa menuding bpn ikut bermain dalam menentuakn besaran biaya PTSL dan diduga ikut menerima dana pungli PTSL. Sempat terjadi ketegangan antara massa dengan petugas BPN, karena jumlah perwakilan massa yang masuk untuk mediasi dibatasi.

Massa yang tergabung dalam masyarakat anti korupsi nganjuk mendemo kantor badan pertanahan nganjuk, massa menengarahi BPN ikut terlibat atas pungli pengurusan sertifikat program PTSL yang tarikannya antara Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta  perbidang.

Padahal sesuai dengan SKB 3 meneri biaya pra hanya sebesar Rp 150 ribu saja, dan biaya pengurusan sertifikat di BPN sudah dibiayai oleh dana dipa.

Warga menuding BPN ikut andil dalam menentukan besarannya biaya PTSL, dan juga diduga menerima aliran dana pungutan biaya tersebut.

Sempat terjadi ketegangan antara massa dengan petugas BPN, karena petugas BPN memebatasi jumlah massa yang hendak masuk kedalam ruang BPN guna mediasi.

Beruntung petugas BPN akhirnya membolehkan warga masuk kedalama ruang mediasi.

Menurut Korlap aksi, Supriono, banyak kasus yang terjadi atas pugli biaya pengurusan sertifikat dalam program PTSL di Nganjuk, dengan tarikan sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta rupiah. "Dari keterangan sejumlah  warga, bahwa biaya itu juga sebagai jatah dari petugas BPN," kata Supriono.

Sementara menurut Sugeng Satriawan, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPN Nganjuk, biaya PTSL Rp 150 ribu merupakan biaya pra pengurusan, dan sesuai dengan SKB 3 menteri diperbolehkan menarik lebih dari Rp 150 ribu sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama.

"Kita menampik tuduhan bahwa ada oknum BPN yang bermain dan menerima dana dari PTSL, sebab jelas melarang petugas BPN meneriama dana dari PTSL, dan jika ditemukan akan ditenidak tegas," kata Sugeng Satriawan.

Usai mendapatkan jawaban, massa melanjutkan asi demo di depan kantor Kejaksaan Negeri Nganjuk, Pengadilan Negeri dan Pemkab Nganjuk serta Mapolres Nganjuk.

Massa menuntut agar tidk ada praktk jual beli keputusan sidang, dan jual beli pasal. (yos/VD:YAN)

Berita Terkait


Ratusan Warga Nganjuk Demo BPN

NU Desak BPN Sidoarjo Serius Selesaikan Ratusan Sertifikat Wakaf

Monitoring Center, Terobosan Untuk Awasi Pegawai BPN yang "Malas" Bekerja

Warga Miskin di Lamongan Hingga Saat Ini Belum Terima BPNT


Peringati Hantaru 2019, BPN Pacitan Gelar Upacara dan Donor Darah

Peringati Hantaru 2019, BPN Pacitan Gelar Upacara dan Donor Darah

Tegang, Audiensi antara LBH Tjakraningrat Dengan BPN

Projo Jombang Siap Kawal Pendistribusian BPNT
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber