Berita Terbaru :
Bawaslu Mengeluarkan Daerah Rawan Selama Pilkada
Empat Bulan Didirikan, RS Lapangan Kogabwilhan II Sembuhkan 2.016 Pasien Covid-19
Pemkot Surabaya Sulap Lahan 7 Hektar BTKD Jeruk Jadi Agrowisata
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Viral, Bakal Calon Bupati Sidoarjo Berikan Bantuan Rp 1 Milyar ke NU
Kampung Wisata Lingkungan, Manfaatkan Kelor Sebagai Kuliner Pendongkrak Imun
   

Tiga Tempat Sembahyang Hindu di Gunung Bromo Ditemukan Hancur
Tapal Kuda Dan Madura  Senin, 09-12-2019 | 10:26 wib
Reporter : Farid Fahlevi, Abdul Majid
Kuat bangunan menyerupai tugu di area Gunung Bromo dirusak orang tidak bertanggung jawab. Pada Senin (912) pagi umat Hindu Tengger secara bergantian melakukan penjagaan di sekitar area bangunan yang rusak. Foto Farid
Pasuruan pojokpitu.com, Tiga bangunan tempat sembahyang umat Hindu Suku Tengger Gunung Bromo, Kabupaten Pasuruan, ditemukan dalam kondisi hancur Minggu (8/12).

Tiga bangunan tempat persembahyangan berupa tempat menaruh sesaji. Berlokasi di area Gunung Bromo Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan. Salah satunya tempat ibadah yang hancur terletak di Gua Suci Widodaren, Desa Wonokitri. Hampir semua bangunan menyerupai tugu tinggi 4,5 meter dan lebar 2,5 meter mengalami rusak.

Menurut Mangku Sutikno, Koordinator Pinandita Sanggrahan Nusantara, pelaku perusakan sepertinya disengaja, dengan menggunan benda tumpul. Bangunan setinggi 4,5 meter patah jadi dua, sedangkan bangunan lain hancur seperti dipukul menggunakan benda tumpul. Nyaris bangunan tersebut tidak lagi terlihat seperti tempat bersembahyangan.

Bangunan tempat sembahyang di Gunung Widodaren berada tepat di balik Gunung Batok, dalam area Gunung Bromo. Tempat sembahyang digunakan setahun sekali pada saat Umat Hindu Tengger akan menggelar hari raya nyepi. Biasanya sebelum naik mengambil air suci di puncak Gunung Widodaren, umat Hindu menggelar ritual persembahyangan di bangunan yang rusak tersebut.

Untuk mengantisipasi kejadian perusakan terulang, umat Hindu dan para tokoh agama hindu setempat melakukan penjagaan di semua tempat ibadah di 4 Kabupaten, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang dan Malang.

"Kayaknya disengaja untuk merusak tempat ibadah, karena bangunan dan batu bata hancur. Saya berharap hal serupa tidak terulang," kata Mangku Sutikno

Polisi bersama Muspika Tosari sudah datang ke lokasi, dan langsung melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara. serta memasang garis polisi.

Umat hindu tengger yang bermukim di lereng Gunung Bromo, berharap polisi segera mengungkap misteri hancurnya tempat sembahyang tersebut. (pul)

Berita Terkait

Setelah Dirusak Orang, 3 Tempat Ibadah Umat Hindu Tengger Akan Dibangun

Pasca Pengerusakan Tempat Ibadah, Ketua PHDI Hindu Darma Himbau Umat Hindu Tidak Terpancing Isu Negatif

Tiga Tempat Sembahyang Hindu di Gunung Bromo Ditemukan Hancur

Warga Hindu Suku Tengger Rayakan Hari Raya Yadnya Karo Dengan Ritual Tari Sodoran
Berita Terpopuler
Pemkot Surabaya Sulap Lahan 7 Hektar BTKD Jeruk Jadi Agrowisata
Metropolis  2 jam

Kampung Wisata Lingkungan, Manfaatkan Kelor Sebagai Kuliner Pendongkrak Imun ...selanjutnya
Life Style  5 jam

Viral, Bakal Calon Bupati Sidoarjo Berikan Bantuan Rp 1 Milyar ke NU
Pilkada  4 jam

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Jaringan Internasional, Polisi Tembak Mati Gembong Narkoba
Pojok Pitu

Jatim Kekurangan Pengawas Sekolah
Jatim Awan

Kekeringan, Warga Andalkan Sumur Tua di Tengah Hutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber