Berita Terbaru :
Persebaya Masih Bingung Cari Tempat Berlabuh
Angin Kencang Disertai Hujan Deras Rusak Puluhan Rumah Warga
Empat Rumah Warga Ludes Terbakar
Diduga Mengantuk, Truck Box Tabrak Warung dan Motor, 3 Tewas
Knight Floorball Club Pantau Perkembangan Pemain Lewat Aplikasi ALSC
Lembah Indah Ngajum Ditargetkan Mampu Menjadi Wisata Alam Kelas Internasional
Pertama Kalinya, Piaggio MP3 500 HPE Sport Advanced Punya Gigi Mundur
Kemenag Bakal Bangun Kantor Layanan Haji di Arab Saudi
5 Pembalap Korban MotoGP Catalunya
Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Ini Pesan Mahfud MD untuk Pemuda Muhammadiyah
California Larang Penjualan Mobil Bensin Mulai 2035
Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
   

Jasa Raharja Santuni Korban Laka Bus Rombongan Guru TK Tulungagung
Mataraman  Minggu, 08-12-2019 | 13:00 wib
Reporter : Agus Bondan
Blitar pojokpitu.com, Empat orang korban meninggal dalam peristiwa kecelakaan bus rombongan guru TK asal Tulungagung, Sabtu (8/12) sore sudah dibawa ke rumah duka dan dimakamkan oleh keluarga. Pihak Jasa Raharja memastikan, para ahli waris korban meninggal ini akan mendapatkan santunan masing-masing sebesar Rp 50 juta.

Rusan pelayat pada Sabtu sore memadati kediaman Anita Tursiana, di Desa Serut, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung. Anita yang merupakan guru TK Citra Puri School, yang menjadi salah satu korban  meninggal bus rombongan kepala sekolah, pengawas, serta guru TK se Kecamatan Tulungagung, mengalami kecelakaan di Kesamben, Kabupaten Blitar, pada Sabtu pagi.

Sejumlah rekan korban, tidak menyangka jika anita meninggal dalam kecelakaan tersebut. Menurut salah seorang rekan korban, Yeni Widawati, begitu mendapat kabar bus rombongan mengalami kecelakaan, pihak sekolah tempat korban mengajar langsung berangkat menuju tkp di blitar.

"Anita merupakan guru senior, korban dikensl sebagai sisok yang baik, tegas dan perfeksionis, Anita juga dikenal memiliki loyalitas tinggi dalam pekerjaan," kata Yeni Widawati.

Ratusan pelayat turut mengantarkan jenazah korban, menuju tempat pemakaman umum desa setempat untuk dikebumikan. Isak tangis haru rekan dan kerabat, turut mengiringi keberangkatan jenazah korban.

Sementara itu, Kepala Kantor Pelayanan Jasa Raharja Tulungagung, Purwono, mengaku telah berkunjung ke lima rumah lima korban meninggal, empat di Tulungagung dan 1 di Blitar.

Dalam kecelakaan bus maut tersebut, pihaknya mengidentifikasi terdapat 5 korban meninggal, dan 46 korban luka-luka.

"Jasa Raharja memastikan, masing-masing ahli waris korban meninggal akan mendapat santunan sebesar Rp 50 juta, sedangkan bagi korban luka-luka, akan mendapat pertanggungan biaya perawatan maksimal senilai Rp 20 juta," ujar Purwono.

Sebelumnya pada Sabtu pagi, sebuah bus rombongan kepala TK, guru, dan pengawas, mengalami kecelakaan di Kesamben Blitar. Akibatnya lima orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. (yos)



Berita Terkait

Adu Banteng Truk,Penyelamatan Supir Berlangsung Dramatis

Diduga Rem Blong, Truk Muatan Tebu Terguling

Xenia Tabrak Warung Karena Sopir Berhalusinasi

Satu Keluarga Tewas Korban Tabrak Lari, Begini Kronoligisnya
Berita Terpopuler
Angin Kencang Disertai Hujan Deras Rusak Puluhan Rumah Warga
Peristiwa  2 jam

Diduga Bunuh Diri, Artis Cantik Ditemukan Meninggal Dunia
Infotainment  12 jam

Gubernur Jawa Timur Sosialisasi Bermasker di Lumajang
Peristiwa  10 jam

Sepuluh Pilkada Paling Menarik Perhatian
Pilkada  7 jam



Cuplikan Berita
Viral Danramil dan Anggota Bubarkan Orkes Hajatan
Pojok Pitu

Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber