Berita Terbaru :
Gubernur Jatim Mengukuhkan 6 OPD Sebagai Penjabat Sementara Bupati Walikota
Bawaslu Ajak Dua Paslon Ikrar Deklarasi Damai
Ipong Pamit, Sudjarno Sah Jadi Plt Bupati
Buron 3 Tahun,Terpidana Kasus Jiplak Merk Antena TV Ditangkap
Kembali Tenaga Kesehatan Meninggal Terpapar Covid 19, Pelepasan Jenasah Diwarnai Isak Tangis
Santri Covid-19 Terus Dilakukan Pengobatan
Paslon Wajib Paham Tentang Aturan Kampanye
Kekeringan Meluas, 5 Kecamatan Alami Krisis Air Bersih
Anggarkan 3,8 Miliar Untuk Ganti Atap Gor Ki Mageti
Covid Bertambah, Pemkab Ponorogo Siapkan 3 Gedung Shelter Baru
Pemerintah Terus Berupaya Meningkatkan Usaha Mikro Terdampak Covid di Jatim
Kesulitan Air Bersih, Warga Manfaatkan Air Sawah
Cegah Covid-19, Melalui Penyemprotan Disinfektan Diberbagai Tempat Rawan
Ratusan Ribu Ton Gula Petani Numpuk di Gudang
Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
   

Laporan Tawon Vespa Bermunculan, Dinas Damkar Surabaya Bertindak Cepat
Metropolis  Minggu, 08-12-2019 | 02:16 wib
Reporter : Selvy Wang
Surabaya pojokpitu.com, Laporan keberadaan sarang tawon vespa affinis bermunculan di Surabaya. Menurut Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, laporan ini meningkat 3 kali lipat dibanding bulan sebelumnya. Masyarakat diimbau tidak menggangu sarang tawon jika menemukan dan diminta segera melaporkan ke layanan command center 112.

Bahkan di bulan Desember ini saja sudah ada 11 laporan warga masuk, yang  segera ditindak lanjuti Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya. Kebanyakan sarang tawon tersebut berada di pohon atau atap rumah.

Dedik Irianto, Kepala Dinas Damkar Surabaya, menjelaskan sebelumnya mulai bulan Oktober pun sudah ada laporan masuk, namun tidak sebanyak sekarang. "Saat ini banyak warga lebih peduli untuk melaporkan kejadian di sekitarnya, karena itu temuan sarang tawon vespa pun semakin banyak," kata Dedik.

Untuk penanganannya, damkar sendiri menyiapkan baju anti lebah untuk digunakan personilnya saat mengamankan sarang tawon. "Dalam eksekusinya, setiap sarang tawon yang ditemukan ditempatkan di dalam karung untuk selanjutnya dibakar," ujarnya.

Dedik menjelaskan, tawon vespa ini bersifat pemburu dan bukan penghasil madu, sehingga jika merasa diganggu maka tawon ini akan menyerang, karena itu harus dimusnahkan.

Bahkan beberapa hari lalu ada kejadian dua petugas damkar terkena cairan tawon vespa di bagian matanya, beruntung 2 petugas sudah sehat kembali.

"Jika tawon vespa tidak bisa menyengat, maka tawon vespa akan menyemprotkan cairan tubuhnya yang bila terkena manusia akan terasa panas dan perih," tuturnya.

Karena itu masyarakat diimbau saat menemukan sarang tawon vespa dimanapun, agar tidak mengganggu, memindahkan atau mengeluarkan suara keras. Warga diimbau agar segera melaporkan ke layanan command center 112. (yos)

Berita Terkait

Teror Tawon Ndas Raksasa Bersarang di Pemukiman Warga

Petugas Disengat Tawon Ndas Saat Evakuasi Sarang Tawon

Petugas Pemadam Kebakaran Evakuasi 2 Sarang Tawon Ndas Dari Rumah Warga

Evakuasi Sarang Tawon Das di Ponorogo Gagal
Berita Terpopuler
Karbak TNI, Santri Mendapatkan Pelajaran Kedisiplinan dan Budidaya Udang Vaname
Peristiwa  13 jam

Selain di Ngawi, Warga Madiun Juga Jadi Korban Sasaran Peredaran Upal
Peristiwa  12 jam

Ribuan Warga di 18 Desa Menunda Menerima Bansos Pertanian
Peristiwa  10 jam

Kepergok Curi Motor Diwilayah Pakisaji, Warga Lowokwaru Jadi Amukan Massa
Malang Raya  9 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber