Berita Terbaru :
Harga Gabah Anjok Drastis, Petani Kesulitan Jual Hasil Panen
Kebutuhan Mendesak, Penjahit Lembur APD Cover All
Petugas Gabungan Semprot Jalan 27 Kecamatan di Lamongan
PSSI Meluncurkan Video Garuda Melawan Corona
Relawan MBLC, Bersama-Sama Perangi Corona
Ketua Perpani Jatim Deny Trisyanto Semprot Sendiri Lapangan Panahan
20 Ribu Liter Desinfektan Disemorotkan Ke 2 Kecamatan Hingga ke Desa Terpelosok
20 Ribu Liter Desinfektan Disemorotkan Ke 2 Kecamatan Hingga ke Desa Terpelosok
Pengadilan Negeri Malang Gelar Sidang Melalui Online
Bantuan Sembako Warga Terdampak Covid-19 Terus Mengalir
Kurangi Resiko Tertular Covid-19 RS UMM Ciptakan APD
Pemkot Bersama Polri Terus Lakukan Penyemprotan Desinfentan di Jalan Raya
Ruas Jalan Protokol Sumenep Disemprot Menggunakan Damkar
Tebing Longsor, Pipa PDAM Putus, 1500 Pelanggan Terganggu
   

Guru GTT di Malang Cabuli Belasan Siswa
Malang Raya  Jum'at, 06-12-2019 | 15:17 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Seorang Guru Tidak Tetap (GTT) Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Malang, tidak patut ditiru dan sungguh biadab. Bagaimana tidak, pengajar yang seharusnya mendidik malah mencabuli belasan siswanya dengan alasan untuk tugas kuliah S 3 nya.

Para korban satu persatu dipanggil ke ruangannya dan diminta melepas celana untuk diukur alat vitalnya. Namun, oleh guru malah dionani.

Hingga kasus setahun silam mencuat dan guru GTT sudah dipecat langsung itu kini kabur dan dalam pengejaran polisi.

Oknum guru GTT tersebut berinisial CH, telah melakukan tindakan tidak senonoh terhadap siswanya.
Sedikitnya 14 siswa telah menjadi korban cabul yang dilakukan oknum guru tersebut, dengan dionani di ruang BK dengan alasan untuk penelitian tugas kuliah.

Sontak, siswa yang juga pelajar disekolah tersebut mengiyakan untuk dimintai bantuan, dan dengan alasan tugas untuk mengukur alat kelamin siswa. Oknum guru bukannya mengukur alat kelamin korban malah mengonani dengan tidak boleh bercerita.

Itu dilakukan terhadap 14 siswanya selama guru GTT itu mengajar di SMP tersebut selama 5 tahun ini, dan terbongkar saat saksi yang juga teman korban bercerita hingga orangtua korban mengetahui dan melapor ke Polres Malang.

Kepala Sekolah SMPN di Kabupaten Malang, Suprianto, mengatakan, bahwa benar terdapat oknum guru GTT melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban para siswa.

"Saya memanggil para korban yang membenarkan tindakan guru tersebut, sehingga langsung mengeluarkan surat pemecatan, dan sekarang kasus tengah diproses oleh Satreskrim Polres Malang," kata Suprianto.

Sementara itu, dikonfirmasi kepada Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, bahwa kasus tersebut dilaporkan perwakilan orangtua korban.  "Poilisi kini tengah memburu pelaku yang melarikan diri," ujar AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo.

Dua Unit Tim Opsnal Satreskrim Polres Malang, juga sudah diterjunkan kelapangan guna mencari keberadaan pelaku oknum guru GTT yang mencabuli belasan siswanya tersebut, dan berharap pelaku segera menyerahkan diri kepada polisi. (yos)

Berita Terkait

Dilaporkan Orang Tua Korban, Pelaku Cabul Anak Laki-Laki Diamankan Polisi

Gauli Pacar Masih Bawah Umur, Pemuda Ditangkap Polisi

Kakek Paruh Baya Cabuli Tetangga yang Masih di Bawah Umur

Diduga Cabuli Jemaatnya, Pendeta Dilaporkan Ke Polda Jatim
Berita Terpopuler
Ruas Jalan Protokol Sumenep Disemprot Menggunakan Damkar
Peristiwa  6 jam

Kurangi Resiko Tertular Covid-19 RS UMM Ciptakan APD
Pendidikan  5 jam

Bantuan Sembako Warga Terdampak Covid-19 Terus Mengalir
Peristiwa  5 jam

Pengadilan Negeri Malang Gelar Sidang Melalui Online
Hukum  4 jam



Cuplikan Berita
Viral, Wakil Bupati Sidoarjo Ikut Memakamkan Pasien Positif Corona
Pojok Pitu

Seorang Dokter Sidoarjo Tertular Virus Covid 19, Satu Perawat PDP
Pojok Pitu

Gubernur Jatim Takziah ke Kediaman Ibunda Presiden Jokowi
Jatim Awan

Santri di Jombang Gelar Sholat Ghoib Ibunda Presiden
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber