Berita Terbaru :
Sungai Gemblo Yang Penuh Sampah Disulap Menjadi Destinasi Wisata Air
Rakercabsus, Bahas Program Unggulan Hingga Reformasi Birokrasi
Puluhan Calon Pasien di Rumah Sakit Pasang Batu dan Botol Air Mineral
Razia Masker, Polisi Justru Temukan Warga Sedang Bermain Judi
Tiga Pria Pengangguran Tipu Pemuda Berkebutuhan Khusus
Ratusan Warga di Nganjuk Antri Bensin Premium
Dua Pelaku Tawuran Ternyata Masih Remaja
Pemkot Surabaya Gelar Rakor Terkait Rencana Sekolah Dibuka
Bersiap Sekolah Tatap Muka, 21 SMP Jalani Simulasi
Demo Pekerja Hiburan Malam Tuntut Walikota Cabut Perwali 33 Tahun 2020
Di Kampus Unair, Gilang Dikenal Baik dan Pandai
Adu Jangkrik Mobil VS Motor, Satu Tewas
Dirut PDAM Surabaya Bantah Siap Dampingi Machfud Arifin Sebagai Bakal Calon Wawali
Gelar Demo, Mahasiswa Segel Gedung Dewan
Dukun Cabul Asal Bondoeo Ditetapkan Tersangka
   

Untuk Tambah Stamina, Tiga Buruh Pabrik Air Mineral Digrebek Saat Transaksi Sabu
Tapal Kuda Dan Madura  Kamis, 05-12-2019 | 15:39 wib
Reporter : Abdul Majid
Pasuruan pojokpitu.com, Berdalih untuk stamina, tiga buruh pabrik air mineral dalam kemasan digrebek di tempat kerjanya di Pasuruan. Satu pemakai dan dua pengedar sabu ini, tertangkap basah petugas saat sedang bertransaksi di sebuah garasi.

Akibatnya, ketiga pelaku langsung diciduk dan dibawa ke Polres Pasuruan, untuk menjalani  pemeriksaan. Selain menangkap ketiga pelaku, polisi juga mengamankan 7 pelaku budak sabu.

Tiga pelaku diantaranya satu pemakai dan dua pengedar sabu-sabu, digrebek tim Satreskoba Polres Pasuruan, saat sedang bertransaksi di sebuah garasi tempat kerjanya di Desa Suwayuwo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Ketiga pelaku diketahui bernama, Rusli Asrul Sani (39) warga Sidoarjo dan Jamiur Riyadus Sholihin (20) serta Faizal Rahman (32), keduanya warga Kecamatan Sukorejo, merupakan buruh dari sebuah pabrik air mineral dalam kemasan.

Kasat Narkoba Polres Pasuruan,Iptu Sugeng Prayitno, menjelaskan, Dari tangan ketiga pelaku berhasil disita barang bukti sabu seberat 7,92 gram, timbangan digital, alat hisab dan handphone.

Dari pengakuannya, sengaja mengedarkan barang haram tersebut, karena tergiur keuntungannya banyak, dalam sebulan mampu bertransaksi sampai sebanyak sembilan kali. "Sasaran penjualan ke kalangan  buruh pabrik dengan alasan untuk menambah stamina," kata Iptu Sugeng Prayitno.

Selain menangkap ketiga pelaku, polisi juga menangkap 7 pelaku lainnya di tempat berbeda.

Dari tangan para tersangka diamankan berbagai barang bukti mulai dari sabu-sabu dengan berat dua puluh gram, handphone, timbangan elektrik, dan plastik pembungkus.

Akibat perbuatannya kini pelaku terancam pasal 112 dan 114 ayat 2 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan  ancaman kurungan  minimal 5 tahun dan paling lama 20 tahun penjara. (yos)

Berita Terkait

Catherine Wilson Terancam Hukuman 20 Tahun Penjara

Polisi Ringkus Sindikat Pengedar Sabu-Sabu Antar Kota Jaringan Lapas

Stres Ditinggal Istri Selingkuh, Seorang Suami Nekat Edrakan Sabu-Sabu

Dua Bandar Sabu Sabu Ditangkap
Berita Terpopuler
Kasus Pembunuhan Istri Ternyata Bermotif Ekonomi dan Asmara
Peristiwa  9 jam

Anak Sangat Usil, Perlukah Ada Reward dan Punishment ?
Konsultasi Psikologi  8 jam

Nadim Perbolehkan Dana BOS Untuk Beli Kuota Internet
Pendidikan  10 jam

Ribuan Santri Dan Buruh Demo Tolak RUU HIP
Peristiwa  7 jam



Cuplikan Berita
Ratusan Ibu Hamil Swab Massal di Gelora Pancasila
Pojok Pitu

Begini Pengakuan Bupati Menanggapi Pemakzulan DPRD Jember
Pojok Pitu

Jual Beli Tebu Diluar Pabrik Meresahkan PG Lestari
Jatim Awan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber