Berita Terbaru :
Begini Penerapan Protokal Pencegahan Covid-19 Ala Panti Asuhan Asy Syarifah Putri
Antisipasi Penyebaran Covid-19, Lapas Tulungagung Bebaskan Ratusan Narapidana
Pengalihan Arus Lalin Pengaruhi Konstruksi Jalan dan Jembatan
Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang
Walikota Bongkar Warung Untuk Penataan Kawasan Sumber Umis
Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
   

Diduga Pungli Prona, Warga Sumber Malang Dumas ke Kejaksaan
Tapal Kuda Dan Madura  Rabu, 04-12-2019 | 16:04 wib
Reporter : Andi Nurcholis
Situbondo pojokpitu.com, Diduga pungli prona, warga Desa Taman Sari Kecamatan Sumber Malang, melayangkan pengaduan masyarakat ke Kantor Kejaksaan Negeri Situbondo . Warga mengaku yang seharusnya gratis, pengurusan sertifikat lahan tahun 2017 dipungut biaya. Pungli sertifikat tanah milik puluhan warga dilakukan oleh oknum perangkat desa.

Sejumlah perwakilan warga dari Desa Taman Sari Kecamatan Sumber Malang melaporkan dugaan pungutan liar pembuatan sertifikat lahan atau prona ke Kantor Kejaksaan Negeri Situbondo. Program nasional tanpa dipungut biaya atau gratis ini, justru menjadi beban bagi puluhan warga karena biaya yang dikenakan.

Halili, salah satu pemohon, mengatakan, pada tahun 2017 silam, dirinya mengurus sertifikat lahannya ke kantor desa setempat. Meski sertifikat telah diterima, namun Halili harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 600 ribu.

Halili tak sendiri. Puluhan warga Desa Taman Sari juga mengaku menyetorkan biaya bervariatif kepada oknum perangkat desa. Biaya dugaan pungli prona tersebut, dari terendah sebesar Rp 50 ribu hingga pungli terbesar mencapai Rp 2,7 juta.

Halili merasa tertipu dengan program gratis Presiden Jokowi. Dirinya terpaksa harus mengeluarkan biaya sebesar Rp 600 ribu.

Ketua Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) Situbondo, yang menerima pengaduan masyarakat Desa Taman Sari, tak hanya melaporkan perangkat desa ke Kantor Kejaksaan Negeri Situbondo.

"Pada hari Rabu ini, kami segera melayangkan surat dumas ke Presiden Jokowi, Kementrian Agraria , Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Surabaya," kata Edy Susanto, Ketua DPC BPAN Situbondo .

Warga berharap, praktek pungli kepengurusan sertifikat lahan tidak menimpa masyarakat di Kabupaten Situbondo . Atas pelaporan tersebut , pihak terkait segera menindak lanjuti perilaku oknum perangkat desa yang melakukan praktek pungli prona .(end)

Berita Terkait

Diduga Pungli Prona, Warga Sumber Malang Dumas ke Kejaksaan

Jadi Korban Pungli, Ratusan Warga Demo Balai Desa Sokaan

Warga Kepatihan Demo Kejari Sidoarjo Terkait Dugaan Pungli Prona

Penyidik Kejari Sudah Kantongi Bukti Kwitansi Pungli Prona
Berita Terpopuler
Dampak Covid-19, 34 Warga Binaan Madiun Dibebaskan
Hukum  6 jam

Polres Blitar Kota Ungkap 295 Kasus Dalam Operasi Pekat
Peristiwa  5 jam

Walikota Bongkar Warung Untuk Penataan Kawasan Sumber Umis
Peristiwa  4 jam

Pasokan Darah Berkurang, PMI Gelar Donor Darah di Mapolres Lumajang
Rehat  3 jam



Cuplikan Berita
Jalan Darmo dan Tunjungan Surabaya Ditutup 2 Minggu
Pojok Pitu

Berburu Manisnya Buah Srikaya Puthuk Tuban
Pojok Pitu

Relawan Serahkan APD di RSUD Kanjuruhan Kepanjen
Jatim Awan

Kabupaten Nganjuk Menjadi Salah Satu Daerah Zona Merah di Jatim
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber