Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Ekonomi Dan Bisnis 

Beginilah cara petugas dari Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Nganjuk, dalam mendongkrak perolehan pajak di Kabupaten Nganjuk. Foto: Achmad Syarwani
Target Pajak Rp 38 Miliar Mampu Capai 87 Persen
Rabu, 04-12-2019 | 04:04 wib
Oleh : Achmad Syarwani
Nganjuk pojokpitu.com, Gerah dengan ulah sejumlah perangkat desa dan wajib pajak yang nakal, sejumlah petugas dari badan pendapatan daerah Kabupaten Nganjuk, turun langsung ke masyarakat guna menagih pajak yang belum terbayarkan.

Hasilnya sejumlah wajib pajak langsung membayar, sehingga mampu mendongkrak perolehan pajak, dari total baku pajak sebesar Rp 38, 400 miliar hanya mampu terbayar sebesar Rp 33, 70 miliar, artinya ada sisa Rp 4 miliar lebih yang belum terbayarkan oleh wajib pajak.

Sulitnya kesadaran warga dalam membayar pajak, membuat petugas dari bapenda ini harus dor to dor menagih pajak ke wajib pajak secara langsung.
Tak hanya wajib pajak yang ditagih, petugas juga menagih ke sejumlah perangkat desa disejumlah desa yang ditengarai uang pajak masih belum disetorkan.

Bahkan petugas juga kadang kadang bersitegang dengan wajib pajak. Seperti yang terjadi di Desa Sugehwaras Kecamatan Prambon Nganjuk, wajib pajak yang juga mantan kades ini enggan bayar pajak, dengan alasan selama menjadi kades hak tanah bengkok belum juga diterimanya.

Sehingga kewajiban bayar pajak belum juga dilakukan olehnya, ia akan bersedia membayar pajak jika haknya ditetima.
Sementara menurut Gunawan Widagdo, Kepala Bapenda Nganjuk, upaya penagihan secara langsung itu dilakukan tiap tahun oleh petugas Bapenda guna mendongkrak pembayaran pajak.

Sebab ada sejumlah wajib pajak yang nelum membayar hingga batas terahir, ada pula yang sudah membayar dan dititipkan keperangkat desa namun oleh perangkat desa belum disetorkan ke Bapenda.

"Upaya tagihan dor to dor dirasa efektif mendongkrak perolehan han pajak sebesar 30 persen," kata Gunawan Widagdo.

Untuk tahun ini pagu pajak sebesar Rp 38, 400 miliar dan hingga akhir november 2019 mampu terealisasi sebesar Rp 33, 700 miliar dengan sisa yang belum terbayar sebesar Rp 4, 700 miliar.

Sementara ada peningkatan peroleham pajak dari tahun 2018 sebesar 74 persen naik menjadi 87 persen perolehan pajak. dan ada peningkatan realisasi sebesar 13 koma 20 persen.

Diharapakan dengan cara penagihan langsung ini mampu mendongkrak perolehan pajak yang lebih signifikan dari tahun ketahun. (yos)

Berita Terkait


Akhir Program Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor, Samsat Kota Probolinggo Sepi

Target Pajak Rp 38 Miliar Mampu Capai 87 Persen

Ditjen Pajak Libatkan Perguruan Tinggi Untuk Pajak Bertutur

Mendekati Akhir Masa Pemutihan Pajak, Samsat Kepanjen Diserbu


Denda Pajak Dibebaskan Pemohon STNK Membludak

Pemutihan Denda Pajak, Saat Ini Mencapai Rp 38 Miliyar

Begini Pembebasan Denda Pajak Kendaraan Bermotor di Kediri

Pemerintah Jatim Membebaskan Denda Pajak

Sponsored Content

loading...
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber