Berita Terbaru :
Calon Istri Dituduh Selingkuh, Lalu Dianiaya Hingga Dicekik
Kasus DBD Bojonegoro Capai 67 Orang, 1 Orang Meninggal Dunia.
Batuan Masker Terus Mengalir Untuk Mensukseskan Jatim Bermasker
Nilai Bantuan Sembako Covid-19 Dituding Tidak Sesuai Dengan Jumlah Nominal Rupiah
Calon Penumpang Pewasawat Keluhkan Tingginya Biaya Rapid Test di Bandara Juanda Surabaya
Pendistribusian Bansos Pangan BPNT Diperketat
Temuan Beras Apek dan Berkutu Semakin Meluas
Terlalu Mendadak, Siswa Bingung Tes Rapid
Peserta SBMPTN Mengaku Kecewa Mendapat Informasi Wajib Tes Covid-19 Mendadak
Bagi Masker Kampanyekan Jatim Bermasker
Gugus Tugas Covid Jatim Dapat Support Obat Avigan Dari IHC
Pemkot Akan Gratiskan Tes Covid-19 Bagi Peserta UTBK yang Tidak Mampu
Pencoblosan Dimodifikasi Menyesuaikan Protokol Kesehatan
Peserta KIP dan KTP Surabaya Bisa Tes Rapid Gratis
Ratusan Demo Driver Tuntut Rapid Tes Gratis
   

Penadah Hasil Curanmor Diamankan Polsek Kepanjen Malang
Malang Raya  Rabu, 04-12-2019 | 02:12 wib
Reporter : Khaerul Anwar
Malang pojokpitu.com, Satuan Reserse Kriminal Polsek Kepanjen, meringkus penadah barang curian hasil dari pelaku yang menggondol motor di wilayah Stadion Kanjuruhan. Dugaan sementara, penadah ini juga pelaku pencurian kendaraan bermotor dibeberapa lokasi hingga Blitar.

Saat dilakukan penangkapan, terdapat ponsel hasil membeli hasil pencurian, dan ditemukan dompet dengan identitas korban pemilik kendaraan yang hilang. Pelaku adalah ZA (31) warga Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang.

ZA diduga merupakan komplotan pelaku curanmor yang selama ini beraksi di beberapa TKP hingga luar Malang. Rata-rata terdapat barang berharga yang berada dibawah jok sepeda motor.

Pelaku yang diamankan Satreskrim Polsek Kepanjen Sendiri, saat ditangkap telah didapatkan ponsel milik korban curanmor yang hilang bulan Juni silam, serta dtemukan dompet dengan surat-surat penting didalamnya atas nama orang lain.

Saat pencurian di Areal Stadion Kanjuruhan sendiri, dompet sempat dibuang di sungai usai berhasil menggondol motor. Ponsel yang dibeli juga berasal dari pelaku curanmor seharga Rp 1,8 juta.

Menurut Iptu Supriyadi, Kanit Reskrim Polsek Kepanjen, terjadinya curanmor di kawasan Stadion Kanjuruhan, pada tengah malam saat korban jalan-jalan di areal Stadion dan saat kembali motor sudah raib.

"Saat dilakukan peyelidikan, penyidik mengamankan ponsel yang ada di jok motor dan dompet atas nama orang lain," kata Iptu Supriyadi.

Iptu Supriyadi menambahkan, koplotan curanmor ini sedang dalam pengejaran oleh anggota Polres Blitar.

Petugas Reskrim Polsek Kepanjen gabungan dengan Tim Buser Polres Malang dan Blitar, tengah memburu pelaku curanmor yang berkelompok tersebut, dengan sudah mengantongi identitas para pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar dengan pasal 480 kuhp juncto 363 kuhp, tentang penadah barang curian, yangmana ancaman hukumannya hingga 4 tahun kurungan penjara. (yos)

Berita Terkait

Residivis Curanmor Diringkus Kembali

Bermimpi Ingin Punya Motor, Tukang Rosokan Jual Motor Majikan

Manfaatkan Sibuknya Pasar Lawang, Bapak Ini Gondol Motor Pembeli

Beraksi Curi Motor Pencari Rumput, Warga Pagelaran Babak Belur
Berita Terpopuler
Masuk Bui, Mantan Kades Sumber Salak Tersangka Korupsi Dana Desa
Hukum  11 jam

Batasi Aktifitas, Tiga Ruas Jalan Nanti Malam Kembali Ditutup
Metropolis  7 jam

Diduga Bunuh Diri, Pemuda Ditemukan Tewas di Jalur KA
Peristiwa  10 jam

Diduga Depresi, Suharti Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur
Malang Raya  12 jam



Cuplikan Berita
Dua Kadis Terpapar Covid-19, Kantor Terpaksa Dilockdown
Pojok Pitu

Pemkot Surabaya Tepis Isu Pemecatan Kadis DKRTH Surabaya
Pojok Pitu

Diserang Tikus, Petani Ponorogo Resah
Jatim Awan

Rumah Pegawai Lapas Mojokerto Jadi Sasaran Pelemparan Bom Molotov
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber