Berita Terbaru :
Warga Panen Ikan Saat Debit Air Waduk Dawuhan Mengering
Seorang Pemuda Ngaku Dapat Bisikan Gaib Untuk Begal Payudara Wanita
Polrestabes Surabaya Terima 100 Ribu Masker Kesehatan Untuk Masyarakat Miskin
Pemkot Tutup Karanggayam, 20 Club Persebaya Mengadu dan Dukung MA-Mujiaman
Pemkab Gresik Sangat Serius Untuk Meningkatkan Pelayanan Kesehatan
Euphoria Sepak Bola Usia Dini
Dewan Adat Majapahit Protes Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Sejumlah Karyawati Pabrik
Dua Pasang Calon Walikota Blitar Deklarasikan Kampanye Damai dan Sehat
Deklarasi Damai, Kampanye Pilkada Kota Surabaya Harus Sesuai Protokol Kesehatan
Bawaslu Ajak Kedua Paslon Disiplin Menerapkan Protokol Kesehatan Saat Kampanye
Forkopimda Gelar FGD dan Deklarasi Pilkada Damai Serta Sehat
Satreskrim Polresta Banyuwangi Bekuk Dua Pelaku dan Empat Penadah Motor
Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Seluruh Paslon Deklarasi Pemilu Damai
1 Pedagang Terkonfirmasi Covid-19, Pasar Desa Mojorejo Ditutup
   

Bupati Bojonegoro Anggarkan Rp 150 Miliar Iuran BPJS Kesehatan
Kesehatan  Selasa, 03-12-2019 | 21:06 wib
Reporter : Avrizal Ilmi
Bojonegoro pojokpitu.com, Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, pada tahun 2020 menganggarkan Rp 150 miliar untuk menanggung iuran jaminan kesehatan bagi warga miskin kepada penyelenggara jaminan sosial. Anggaran tersebut diperuntukan untuk warga miskin yang sudah tercover BPJS PBI atau penerima bantuan iuran melalui APBD.

Bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro yang memiliki maupun yang belum memiliki BPJS Kesehatan saat ini bisa merasakan lega. Pasalnya pada tahun 2020 Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, telah menganggarkan Rp 150 miliar untuk menanggung iuran jaminan kesehatan bagi warga miskin kepada badan penyelenggara jaminan sosial.

Anggaran tersebut diepruntukkan bagi warga miskin yang tercover BPJS penerima bantuan iuran melalui APBD. Pada tahun 2020 mendatang, Bupati Bojonegoro, Anna Muawanah, berharap semua penduduk miskin yang tidak mampu membayar iuran BPJS akan dimasukkan dalam BPJS PBI. "Asalkan bersedia menjadi peserta BPJS kelas tiga dan memiliki SKTM, maka langsung diusulkan dalam PBI daerah," kata Anna Muawanah.

Melalui program prioritas Anna Muawanah, yakni memberikan pelayanan kesehatan secara gratis, maka dihimbau kepada seluruh kepala desa dan camat mengingatkan warganya untuk memiliki kartu BPJS Kesehatan. "Hal ini juga untuk mempermudah dan meringankan biaya pengobatan ketika mengalami sakit," ujar Bupati Bojonegoro.

Dengan adanya bantuan iuran jaminan kesehatan, maka diharapkan warga masyarakat Bojonegoro, benar-benar terbantu dan dapat meringankan masyarakat dalam hal ini iuran jaminan kesehatan. (yos)

Berita Terkait

Perpanjang Pelaporan Subsidi Gaji Berpenghasilan di Bawah Rp 5 Juta

Ribuan Peserta BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo Dapat Dana Rp 600 Ribu

Dampak Pandemi, 157 Perusahaan Menunggak Iuran BPJS Kesehatan

Dampak Pandemi, 68 Ribu Warga Bojonegoro dan Tuban Menunggak Iuran BPJS
Berita Terpopuler
Puluhan Santri Pesantren Terpapar Covid 19
Covid-19  7 jam

Dispendukcapil Tolak Permintaan RSUD Soal Perubahan Akta Bayi
Peristiwa  4 jam

Padat Karya Mangrove bagi Pemulihan Ekonomi Nasional
Peristiwa  12 jam

LSM Yakini RSUD Tak Melakukan Mal Administrasi
Peristiwa  18 jam



Cuplikan Berita
Janji Datangkan Samurai 500 M, Korban Justru Tertipu Rp 18 M
Pojok Pitu

Diduga Akibat Puntung Rokok Dibuang Sembarangan, Savana Kawah Wurung Terbakar
Pojok Pitu

Hingga Malam Hari Bukit Bentar Terbakar, Petugas Masih Lakukan Pemadaman Manual
Jatim Awan

Kebakaran Gudang Margomulyo, Tiga Isi Gudang Ludes Dilalap Api
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber