Beranda       Nasional       Internasional       Life Style       Olah Raga       Opini       Sorot
Kesehatan 

Penyesuaian Iuran BPJS Mulai 1 Januari Diberlakukan
Selasa, 03-12-2019 | 17:08 wib
Oleh : Mujianto Primadi
Surabaya pojokpitu.com, Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (Bpjs), per 1 Januari 2020 akan memberlakukan penyesuaian kenaikan BPJS Kesehatan senilai 100 persen. Dengan kenaikan ini, sedikitnya 40 peserta BPJS sudah mengajukan turun kelas, karena masyarakat terbebani dengan kenaikan 100 persen iuran BPJS setiap orang.

Berdasarkan Peraturan Presiden nomer 75 tahun 2019 tentang jaminan kesehatan yang terdapat perubahan iuran BPJS, kategori peserta bantuan iuran (PBI) ditanggung oleh pemerintah pusat sebesar Rp 42 ribu berlaku 1 Agustus 2019, sedangkan PBI yang ditanggung oleh pemerintah daerah sebesar Rp 19 ribu.
 
Iuran BPJS untuk kategori peserta bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) yang berlaku 1 Januari 2020 sebagai berikut.
 
Kelas III awalnya Rp 25.00 - Rp 42.000.
Kelas II awalnya Rp 51 000 - Rp 110.000.
Kelas I awalnya Rp 80.000 - Rp 160.000.
 
Dengan kenaikan iuran BPJS sebesar 100 persen ini sangat membebani masyarakat, terutama BPJS mandiri. Setiap hari 40 hingga 50 peserta BPJS mandiri mendatangi kantor BPJS Kabupaten Sidoarjo untuk turun kelas. sedangkan pemerintah hanya menanggung pegawai pemerintah pusat, daerah, TNI dan Polri sebesar 70,63 persen dari anggaran APBN.
 
Sri Mugirahayu, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Sidoarjo mengatakan, saat ini jumlah peserta yang ada di Kantor Cabang Sidoarjo sebanyak 1.605.720 jiwa dari total penduduk di Kabupaten Sidoarjo sekitar 2,2 juta jiwa.
 
"Dengan kenaikan ini, pihak BPJS Kesehatan akan memberikan terbaik layanan kesehatan dan tidak diperbolehkan pihak rumah sakit yang sudah bekerja sama dengan BPJS ada kata kehabisan ruang inap," tutur Sri Mugirahayu, Kepala Bpjs Kesehatan Kabupaten Sidoarjo.
 
Sementara itu, BPJS Kesehatan Kabupaten Sidoarjo sudah bekerja sama dengan 17 rumah sakit. Setiap bulan pihaknya harus mencairkan dana klaim sebanyak Rp 40 miliar dengan sebanyak 50 persennya terserap di RSUD Kabupaten Sidoarjo.(end)

Berita Terkait


DPRD Tulungagung, Desak Pihak BPJS Tindak Rumah Sakit Abal-Abal

Tunggakan BPJS Kesehatan Surabaya Sebesar Rp 62,443 Miliar

Besok Naik, Masyarakat Serbu BPJS Kesehatan Ajukan Turun Kelas

Tarif Naik, Banyak Peserta BPJS Ajukan Turun Kelas


Dampak Rencana Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Peserta JKN Turun Kelas

Hutang BPJS Kesehatan Jatim Rp 2,2 Triliun Baru Bisa Lunas Setelah Iuran Naik

Kunjungan Kemenkes,Tunggakan BPJS Sudah Dicairkan Rp 9,2 triliun

Layanan Overload, FKPI Usulkan Adanya Redistribusi BPJS
Berita Utama Lihat Semua

Berita Terkini Lihat Semua

Berita Terpopuler Lihat Semua

Surabaya Raya Lihat Semua

Rehat Lihat Semua



Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber