Berita Terbaru :
Waspada Banjir, Kerja Bhakti Bersihkan Sungai Dari Sampah
Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra Tidak Ditilang Tetapi Dihipnoterapi
Kantor PLN Ponorogo Tutup Akibat Covid 19
Jaksa Agung Muda Pengawas Sidak Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Sidoarjo
Sempat Ditahan di Malaysia, 154 Orang Pekerja Imigran Indonesia Asal Madura Dideportasi
Tiga Bos Nasional Turun Tangan Selesaikan Konflik Klenteng Tuban
Warga Datangi Balai Desa Tuntut Penutupan Kandang Ayam
Tolak UU Omnibus Law, BEM Malang Raya Gelar Aksi Demo
Bencana Angin Kencang, Sejumlah Pohon Tumbang Timpa Rumah
Hasil Otopsi Korban Pembunuhan Ada Tindak Kekerasan
Dinas Pendidikan Berlakukan Belajar Tatap Muka Tingkat SD-SMP Masuk Zona Hijau dan Kuning
Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Persebaya Tagih Hak Komersial Rp 800 Juta Per Bulan ke PSSI
Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Terjatuh Dari Motor Curiannya, Pelaku Babak Belur Dimassa
   

Warga Tulungagung Ditangkap Setelah Empat Tahun Cabuli Anak Tiri
Mataraman  Senin, 02-12-2019 | 15:26 wib
Reporter : Agus Bondan
Tulungagung pojokpitu.com, Seorang pria ditangkap polisi usai mencabuli anak tiri di Tulungagung, kelakuan bejat tersangka ini telah berlangsung selama empat tahun, sejak korban masih duduk di bangku kelas 5 SD. Tersangka mengancam akan menceraikan ibu korban, agar korban mau menuruti nafsu bejatnya.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Satreskrim Polres Tulungagung, menangkap TW. Pria 33 tahun ini ditangkap atas dugaan pencabulan dan persetubuhan dengan anak bawah umur, yang tidak lain adalah anak tirinya sendiri.

Dalam pemeriksaan tersangka mengaku, telah mencabuli korban selama empat tahun terakhir, sejak korban masih duduk di kelas lima SD. Tersangka bisa dengan leluasa melakukan aksi cabulnya, karena dalam kurun waktu tersebut, tersangka dan korban hanya tinggal berdua. Sejak korban kelas lima SD, ibu korban mengalami gangguan jiwa dan oleh tersangka diantarkan untuk tinggal bersama orang tuanya di luar kota.

Paur Humas Polres Tulungagung, Ipda Anwari, mengatakan, selain melakukan aksi cabul, tersangka juga telah melakukan persetubuhan dengan korban sebanyak tiga kali. Yang pertama pada tahun 2016 saat korban kelas 6 SD dan yang terakhir pada 27 November 2019 lalu.

"Korban disetubuhi tersangka saat hendak berangkat sekolah, korban mengaku menuruti nafsu bejat tersangka, karena takut dengan ancaman bapak tirinya tersebut yang mengancam akan meninggalkan ibunya jika dia menolak disetubuhi," kata Ipda Anwari.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dijerat dengan undang-undang perlindungan anak, dan terancam hukuman minimal 5 tahun penjara, dan maksimal 15 tahun penjara. Karena tersangka masih wali korban, maka hukuman bisa ditambah sepertiga dari ancaman hukuman tersebut.

Berita Terkait

Sorang Dukun Cabul Masukan Tangan ke Kelamin Gadis

Termakan Bujuk Rayu, Gadis 17 Tahun Disetubuhi Penjual Kopi

Lama Menduda Kakek Cabuli Bocah Ingusan

Cabuli Anak 11 Tahun, Kakek 61 Tahun Dibekuk Polisi
Berita Terpopuler
Obyek Wisata Budug Asu Bisa Lewati 2 Jalur Berbeda
Malang Raya  9 jam

Tingkatkan Efektif Sekolah Daring di Sekolah Luar Biasa
Malang Raya  7 jam

Tanaman Padi Rusak Diterjang Angin Kencang
Peristiwa  4 jam

Seorang Laki-Laki Tanpa Identitas Tenggelam di Sungai Bengawan Solo
Peristiwa  3 jam



Cuplikan Berita
Kebakaran Pemukiman Padat Penduduk, Dua Rumah Petak Ludes Terbakar
Pojok Pitu

Diduga Korsleting Listrik, Dua Kafe di Area Alon-Alon Kota Terbakar
Pojok Pitu

Banjir Lahar Ganggu Aktivitas Warga dan Penambang
Jatim Awan

Polisi Amankan 169 Orang Dalam Aksi Demo Lanjutan
Jatim Awan


Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Pedoman Pemberitaan Media Siber